BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang

Internet seakan menjadi ikon di era globalisasi ini. Banyak dari pengguna internet memanfaatkannya baik untuk jejaring sosial, pencarian informasi, maupun kebutuhan lainnya. Fenomena ini tentu saja dapat dimanfaatkan oleh keperluan perusahaan. Salah satu kegunaannya adalah sebagai media promosi produknya. Porter (2001) menyatakan bahwa teknologi internet memberikan dampak langsung bagi perusahaan, konsumen, pemasok, distributor, dan masukan baru yang potensial kepada perusahaan. Di dalam beberapa kasus, internet juga memberikan keunggulan komparatif bagi perusahaan yang mengaplikasikannya (Obra, et.al., 2002). Internet juga adalah sarana promosi yang murah dan cepat dalam mengakses data lingkungan eksternal untuk mendukung keputusan pemasaran yang mana data ini disebut sistem informasi marketing (Wood, 2001).repository.usu.ac.id

1.2 Batasan Masalah

Dalam penulisan ini, penulis membatasi masalah yaitu hanya membahas tentang sejarah internet yang terdiri dari awal mula internet, apa saja yang ada di dalam internet, fungsi internet dan dampak dari internet tersebut, cyber law dan penggunaan internet di Indonesia.

1.3 Tujuan Masalah

Tujuan dibuatnya penulisan ini adalah memberikan informasi kepada para pengguna internet dan mengenalkan dunia inrternet secara global, serta mengetahui sejarah dari internet tersebut.

1.4 Manfaat Penulisan

  1. Pembaca dapat mengetahui sejarah awal mula ditemukannya internet serta hokum-hukum yang digunakan dalam internet.
  2. Pembaca dapat mengetahui siapa dan apa yang ada didalam internet.
  3. Penulisan ini dapat digunakan sebagai referensi jika pembaca ingin mengetahui tentang internet.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1       Asal Mula Internet

            Awal mula internet merupakan imbas atau hasil dari Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet dari situlah asal mula ilmuwan belajar berkembang dan mengahasilkan teknologi internet, yang sangat berguna bagi kehidupan manusia.

Berawal dari diluncurkannya satelit pertama oleh Uni Soviet bernama Sputnik, pemerintah AS kemudian meresponnya dengan membentuk badan riset bernama Advanced Research Projects Agency (ARPA). Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPAyang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardwaredan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

            Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

            Pada tahun 1969, dibentuklah ARPANET yang mengkhususkan diri pada penelitian soal jaringan komputer. ARPANET kemudian berhasil membuat sebuah jaringan yang terdiri dari empat node, yang menguhubungkan UCLA (Los Angeles), Stanford, University Santa Barbara (Santa Barbara), dan University of Utah di Utah.

Semakin hari semakin banyak lagi tempat yang terhubung. Setibaknya pada tahun 1971, ARPANET sudah menghubungkan 15 node yang memiliki 23 host. Pada tahun tersebut pengguna komputer juga sudah mulai berkomunikasi dengan pengguna lain dalam satu jaringan, mengunakan sebuah program pengirim pesan melalui jaringan, dan menjadi cikal bakal e-mail yang Anda gunakan saat ini.

Pada tahun 1972, untuk pertama kalinya ARPANET mendemonstrasikan di depan publik, sebuah jaringan komputer sebanyak 40 komputer. Setahun kemudian, konsep jaringan global yang menjadi cikal bakal lahirnya internet menjadi kenyataan dengan terkoneksinya University College of London (Inggris) dan Royal Radar Establisment (Norwegia). Selain itu, juga ditemukan protokol untuk transfer file, dimana sebuah komputer sudah memungkinkan untuk mengirim dan menerima data dari komputer lain.

Ya, meski istilah internet sudah telah mulai diperkenalkan saat proyek ARPANET berjalan, namun internet yang sesungguhnya baru muncul tahun 1974. Adalah Vint Cerf, kemudian disebut Bapak Internet, yang pertama kali mengembangkan TCP (Transmission Control protocol) yang menjadi standar protokol internet hingga kini.

Sejak itu, pertumbuhan internet makin pesat, terutama di dunia pendidikan dan riset. Berbagai fungsi dari internet semakin hari semakin bertambah, dari e-mail, chatting, website, sampai teknologi streaming.

 

2.2       Apa Saja yang Ada di Internet       

1)      e-mail (Electronic Main)

Email istilah Indonesia adalah surat elektronik, adalah aplikasi yang memungkinkan para pengguna internet untuk saling berkirim pesan melalui alamat elektronik di internet. Para pengguna email memilki sebuah mailbox (kotak surat) elektronik yang tersimpan dalam suatu mailserver (situs penyedia layanan email).

Dengan fasilitas ini kita bisa mengirim atau menerima e-mail dari dan ke pengguna internet di seluruh dunia. Jika di bandingkan dengan pos, fasilitas e-mail jauh lebih cepat. Kita bisa mengirim e-mail ke teman yang berada di luar negeri hanya dalam waktu beberapa menit dan tidak perlu kuatir surat tersebut akan rusak karena hujan atau hal-hal lainnya.

Saat ini, email tidak hanya berisi teks saja tetapi sudah bisa dilampiri dengan grafik, gambar foto dan juga suara bahkan animasi.

2)      www (World Wide Web)

WWW adalah layanan internet yang paling banyak dikenal orang dan paling cepat perkembangan teknologinya. Layanan ini menggunakan link hypertext yang disebut hyperlink untuk merujuk dan mengambil halaman-halaman web dari server. Halaman web dapat berisi suara, gambar, animasi, text, dan program perangkat lunak yang menyusunnya menjadi dokumen yang dinamis. Pengguna dapat melihat World Wide Web dari sebuah browser yaitu program yang dapat menampilkan HTML (skrip halaman web).

3)      FTP (File Transfer Protocol)

FTP adalah aplikasi Internet yang digunakan untuk mengirimkan atau mengambil file ke atau dari sebuah komputer lain melalui jarinagan internet.Fasilitas ini memungkinkan para pengguna internet untuk melakukan pengiriman (upload) atau mengunduh (download) sebuah file antara komputer lokal dengan komputer lain yang terhubung dalam jaringan internet. Ribuan situs FTP menawarkan banyak file yang dapat di download. File-file yang dapat di download dapat berupa file-file yang berisi game, foto atau gambar-gambar, peta, artikel-artikel, utility-utility program aplikasi dan yang lainnya. Protokol standar yang digunakan untuk keperluan ini disebut sebagai File Transfer Protocol (FTP).

FTP  umumnya dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk kepentingan pertukaran maupun penyebarluasan sebuah file melalui jaringan internet. FTP juga dimanfaatkan untuk melakukan prosesupload suatu halaman web ke webserver agar dapat diakses oleh pengguna internet lainnya.

4)      Telnet

Beberapa server di internet memperbolehkan kita untuk mengaksesnya dan menjalankan beberapa program yang diinstal pada komputer itu. Layanan ini disebut sebagai telnet. Penggunaan server ini sama seperti kalau kita melakukannya pada komputer di jaringan lokal.

Contohnya : spacelink.msfc.nasa.gov, adalah layanan telnet gratis dari NASA tentang sejarah dan seluk beluk NASA.

5)      Gopher

Gopher adalah aplikasi perangkat lunak yang tesusun atas untaian menu sistem pencarian dan penemuan kembali. Situs Gopher adalah komputer yang menampilkan menu-menu yang mewakili data dan informasi yang tersedia. Secara mendasar, menu-menu ini adalah daftar isi untuk mengolah dan menunjuk ke sebuah informasi tertentu. Layanan ini menggunakan FTP untuk pertukaran file dan Telnet untuk koneksi dengan server tertentu.

6)      Discussion Group

Dengan fasilitas e-mail seperti di atas, kita juga dapat gunakannya untuk saling bertukar informasi, berdiskusi dan berdialog dengan orang lain. Kita dapat berpartisipasi dalam diskusi dan debat dengan topik yang beragam mulai dari hal-hal yang ringan sampai yang berat-berat, hobi, keluarga, masalah sosial, hiburan, IT atau mungkin juga masalah politik yang sedang hangat.

Yang termasuk dalam Discussion Group antara lain:

  • Maling List.

Pengertian Mailing List (Milis) adalahaplikasi Internet yang digunakan sebagai sarana diskusi atau bertukar informasi dalam satukelompok melalui email. Setiap email yang dikirim ke alamat milis akan dikirim ke seluruh alamat email yang terdaftar sebagai anggota milis tersebut. Milis sebenarnya bentuk lain dari email. Fasilitas ini digunakan oleh kelompok-kelompok untuk bertukar informasi dan berdiskusi sesama anggota kelompok. Milis mempunyai sifat yang sama dengan email.

  • Newsgroups.

Secara garis besar, Newsgroup dapat diartikan sebagai aplikasi internet yang digunakan untuk berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui sebuah forum. atau suatu tempat di mana terdapat ruangan-ruangan perbincangan yang unik, dan tiap-tiap ruangan mempunyai topik perbincangan yang berbeda. Di setiap ruangan itu biasanya terdapat lebih dari satu orang yang saling bertukar pendapat atau pikiran. News Group juga dianggap seperti “Bulletin Board” yang ada di sekolah atau kantor, di mana setiap orang boleh meletakkan artikel-artikel atau pendapat-pendapatnya dan boleh dilihat dan dibaca oleh semua orang.

Dengan aplikasi News Group artikel atau surat yang Anda kirim dapat dengan cepat terletak di “group” yang Anda inginkan. Bisa disebut ruang percakapan bagi para anggota yang mempunyai kepentingan sama.

7)      Search Engine

Search engine adalah mesin pencari, yang dapat mencari informasi-informasi yang ada di internet dengan lebih mudah, hanya dengan mengetik kata kunci (keyword). Beberapa search engine yang dapat digunakan antar lain Google, Yahoo, Alvista, Wisenut, Alltheweb, Looksmart, HotBot dan lain-lain.

8)      Social Networking

Social networking (Jejaring Sosial)  mirip dengan fasilitas Newsgroup. Dengan fasilitas ini pengguna dapat berhubungan dengan orang darimanapun dan kapanpun yang Anda mau. Contoh jejaring sosial yang berkembang sekarang adalah Facebook, Twitter, Myspace, Friendster dll.

9)      VoIP (Voice over Internet Protocol),

adalah layanan yang memungkinkan pengguna melakukan komunikasi telepon dengan pengguna lain melalui internet.

Dalam hal ini kita juga mengenal Internet Telephony yaitu fasilitas untuk berkomunikasi dgn suara melalui internet menggunakan pesawat telepon. Pulsa yang dibayar sama dengan pulsa internet walapun dilakukan secara SLJJ atau SLI. Software yang digunakan untuk telephony adalah Net2phone, buddytalk, media ring talk dll.

10)  Internet Relay Chat (Chatting)

Layanan IRC, atau biasa disebut sebagai “chat” saja adalah aplikasi Internet yang digunakan untuk bercakap-cakap di Internet. Bentuk komunikasi di intenet yang menggunakan sarana baris-baris tulisan yang diketikkan melalui keyboard. Dalam sebuah sesi chat, komunikasi terjalin melalui saling bertukar pesan-pesan singkat. kegiatan ini disebut chatting dan pelakunya disebut sebagai chatter. 

Kegiatan chatting membutuhkan software yangdisebut IRCClient, diantaranya yang paling populer adalah software mIRC, Yahoo messanger, ebuddy, mig33. Belakangan, dengan semakin tingginya kecepatan akses internet, maka aplikasi chat terus diperluas sehingga komunikasi tidak hanya terjalin melalui tulisan namun juga melalui suara (teleconference), bahkan melalui gambar dan suara sekaligus (videoconference).

11)  Video Conference

Video conference adalah fasilitas di internet yang dapat berbicara, sekaligus melihat lawan bicara secara langsung di layar monitor. Untuk menggunakan fasilitas video conference dibutuhkan perangkat tambahan, seperti kamera (web cam), mikropon, speaker atau earphone, dan program video conference misalnya CU-SeeMe.

12)  PING 

Ping adalah singkatan dari Paket Internet Gopher. Ping digunakan untuk mengetahui apakah komputer yang kita gunakan mempunyai hubungan (terkoneksi) dengan komputer lain di Internet. Pengecekan hubungan ini dilakukan dengan cara mengirimkan sejumlah paket data.

 

2.3       Pengaruh atau Dampak dari Internet

            Semula internet memang hanya difungsikan sebagai media transportasi informasi di lingkungan pemerintahan AS dan dunia pendidikan. Kini internet tidak hanya untuk menampilakn informasi bentuk teks, namun juga dapat membaca dokumen, mengirim dan menerima pesan elektronik (e-mail), media komunikasi massal melalui newsgroup dan mailing list, transfer dokumen, online shopping, internet banking, real-time chatting, bahkan menonton siaran langsung TV atau radio.

Internet saat ini banyak fungsinya dan sangat membantu pekerjaan manusia diantaranya  dalam bidang : (bisnis, akademis, pemerintahan, organisasi, dan lain sebagainya), antara lain:

1)      Informasi  yang didapatkan lebih cepat dan murah, melalui :

  • Email (Elektronic Mail)
  • WWW (World Wide Web)

2)      Mengurangi biaya kertas dan biaya distribusi, contoh :

  • koran masuk internet
  • majalah ,brosur, dan lain sebagainya

3)      Sebagai media promosi,contoh :

  • Image Company
  • pengenalan dan Pemesanan produk

4)      Komunikasi Interaktif

  • video Conferencing
  • Voice Over Internet Protocol (suara yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet)

Di samping itu, terdapat juga dampak dari penggunaan internet. Dampak tersebut bisa berupa dampak positif dan dampak negatif tergantung bagaimana dan untuk apa si pengguna internet munggunakannya. Dampak positif dan negatif nya antara lain:

  • Dampak Positif
    • Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
    • Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
    • Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
    • Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
    • Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain
    • Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
    • Dampak Negatif
      • Pornografi

Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah.Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.Violence and Gore

Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.

  • Penipuan

Hal ini memang merajalela di bidang manapun.Internet pun tidak luput dari serangan penipu.Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.

  • Carding

Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini.Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan.Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.

 

  • Perjudian

Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian.Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi. Keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.

 

2.4       Cyber Law

            Saat ini telah lahir suatu rezim hukum baru yang dikenal dengan Hukum Siber. Istilah hukum siber diartikan sebagai padanan kata dari Cyber Law, yang saat ini secara internasional digunakan untuk istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi. Istilah lain yang juga digunakan adalah hukum Teknologi Informasi  (Law of Information Technology) Hukum Dunia Maya  (Virtual World Law)  dan Hukum Mayantara. Istilah-istilah tersebut lahir mengingat kegiatan internet dan pemanfaatan teknologi informasi berbasis virtual.

Kegiatan siber meskipun bersifat virtual dapat  dikategorikan sebagai tindakan dan perbuatan hukum yang nyata. Secara yuridis  untuk ruang siber sudah tidak pada tempatnya lagi untuk mengkategorikan sesuatu dengan ukuran dan kualifikasi hukum konvensional  untuk dapat dijadikan objek dan perbuatan, sebab jika cara ini yang ditempuh akan terlalu banyak kesulitan dan hal-hal yang lolos dari jerat hukum. Kegiatan siber adalah kegiatan virtual yang berdampak sangat nyata meskipun alat buktinya bersifat elektronik. Dengan demikian subjek pelakunya harus dikualifikasikan pula  sebagai orang yang telah  melakukan  perbuatan  hukum secara nyata.

Prinsip dan Pendekatan Hukum dalam RUU ITE

Terdapat tiga pendekatan untuk mempertahankan keamanan di cyberspace, pertama adalah pendekatan teknologi, kedua pendekatan sosial budaya-etika, dan ketiga pendekatan hukum. Untuk mengatasi gangguan keamanan pendekatan teknologi sifatnya mutlak dilakukan, sebab tanpa suatu pengamanan jaringan akan sangat mudah disusupi atau diakses secara ilegal dan tanpa hak.

Dengan hadirnya masyarakat yang diyakini sebagai masyarakat dunia, antara lain ditandai dengan pemanfatan teknologi informasi termasuk pengelolaan sistem informasi dan sistem elektronik yang semakin meluas dalam berbagai aktivitas kehidupan manusia.

 

 

 

 

Ruang Lingkup Cyber Law

Ruang lingkup cyberlaw yang memerlukan perhatian serius di Indonesia saat ini yakni;

  • Kriminalisasi Cyber Crime atau kejahatan di dunia maya.

Dampak negatif dari kejahatan di dunia maya ini telah banyak terjadi di Indonesia. Namun karena perangkat aturan yang ada saat ini masih belum cukup kuat menjerat pelaku dengan sanksi tegas, kejahatan ini semakin berkembang seiring perkembangan teknologi informasi. Kejahatan sebenarnya tumbuh dan berkembang dalam masyarakat, tidak ada kejahatan tanpa masyarakat. Benar yang diucapankan Lacassagne bahwa masyarakat mempunyai penjahat sesuai dengan jasanya

  • Aspek Pembuktian

Saat ini sistem pembuktian hukum di Indonesia (khusunya dalam pasal 184 KUHAP) belum mengenal istilah bukti elektronik/digital (digital evidence) sebagai bukti yang sah menurut undang-undang. Masih banyak perdebatan khususnya antara akademisi dan praktisi mengenai hal ini. Untuk aspek perdata, pada dasarnya hakim dapat bahkan dituntun untuk melakukan rechtsvinding (penemuan hukum). Tapi untuk aspek pidana tidak demikian. Asas legalitas menetapkan bahwa tidak ada suatu perbuatan dapat dipidana jika tidak ada aturan hukum yang mengaturnya (nullum delictum nulla poena sine previe lege poenali) . Untuk itulah dibutuhkan adanya dalil yang cukup kuat sehingga perdebatan akademisi dan praktisi mengenai hal ini tidak perlu terjadi lagi.

  • Aspek HAKI

Aspek Hak Atas Kekayaan Intelektual di cyberspace, termasuk didalamnya hak Cipta dan Hak Milik Industrial yang mencakup paten, merek, desain industri, rahasia dagang, sirkuit terpadu, dan lain-lain.

  • Standardisasi di bidang telematika

Penetapan standardisasi bidang telematika akan membantu masyarakat untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan teknologi informasi.

  • Aturan-aturan bidang IT

–          Aturan-aturan di bidang E-Bussiness termasuk didalamnya perlindungan konsumen dan pelaku bisnis.

–          Aturan-aturan di bidang E-Government. Apabila E-Government di Indonesia telah terintegrasi dengan baik, maka efeknya adalah pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.Aturan tentang jaminan keamanan dan kerahasiaan Informasi dalam menggunakan teknologi informasi.

 

  • Yurisdiksi hukum

Cyberlaw tidak akan berhasil jika aspek ini diabaikan. Karena pemetaan yang mengatur cybespace menyangkut juga hubungan antar kawasan, antar wilayah, dan antar negara. Sehingga penetapan yurisdiksi yang jelas mutlak diperlukan.

Upaya yang sedang dilakukan pemerintah saat ini dalam rangka menyusun payung hukum ruang cyber melalui usulan Rancangan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (RUU ITE) memang patut dihargai. Rancangan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik memuat beberapa hal yakni;masalah yurisdiksi, perlindungan hak pribadi, azas perdagangan secara e-comerce, azas persaingan usaha usaha tidak sehat dan perlindungan konsumen, azas-azas hak atas kekayaan intelektual (HaKI) dan hukum Internasional serta azas Cyber Crime.

 

2.5       Perkembangan Internet di Indonesia

Berbicara mengenai situs jejaring sosial, tentu kita akan teringat dengan twitterTwitter merupakan situs jejaring sosial yang tengah hot di masyarakat Indonesia saat ini. Kini, kicauan-kicauan masyarakat Indonesia semakin nyaring terdengar gaungnya. Bahkan tak jarang kata kunci (keyword) yang berasal dari Indonesia menjadi trending topic secara global. Tentu, kita semua penasaran mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Hasil survei berikut ini mungkin dapat sedikit menjawab rasa penasaran kita semua. Berdasarkan penelitian Semiocast, lembaga riset media sosial yang berpusat di Paris, Perancis, jumlah pemilik akun twitter di Indonesia merupakan yang terbesar kelima di dunia. Indonesia berada di posisi kelima dnegan jumlah akun 19,5 juta. Posisi pertama ditempati oleh Amerika Serikat dengan 107,7 juta, posisi kedua diraih oleh Brazil dengan 33,3 juta, sedangkan posisi ketiga dan keempat berturut-turut diduduki oleh Jepang dan Inggris Raya dengan 29,9 juta dan 23,8 juta akun.

Dikutip dari PC Mag, Kamis, 2 Februari 2012, hasil riset ini dilakukan terhadap 383 juta akun yang dibuat sebelum tahun 2012, dengan memperhitungkan kriteria seperti lokasi yang disebutkan dalam profil, zona waktu, bahasa yang digunakan saat mengirim tweet, serta lokasi GPS. Selain dari segi jumlah akun, pengguna twitter di Indonesia juga lebih aktif dari rata-rata pengguna lain di dunia. Selama 1 September hingga 30 November 2011, hanya 27 persen akun di seluruh dunia yang ‘nge-tweet’ setidaknya satu kali dalam periode ini, sementara di Indonesia mencapai 28 persen.

Berbagai hasil survei dan laporan di atas tentu semakin mempertegas pesatnya perkembangan internet di Indonesia dari waktu ke waktu, khususnya pada tahun naga ini. Pesatnya perkembangan internet di tahun 2012 ini tentu memberikan peluang bisnis yang bagus bagi para pengusaha, khususnya dalam hal bisnis online. Di samping itu, pesatnya perkembangan internet di tahun ini juga membuka peluang bagi perkembangan internet marketing atau e-marketing di Indonesia.

Tak terkecuali di Indonesia. Bahkan di Indonesia, penetrasi PC dan teknologi internet sudah berlangsung cukup lama. Sehingga internet tidak lagi dianggap sebagai suatu hal yang eksklusif. Hal ini dikarenakan semakin mudahnya masyarakat dalam mengakses internet. Terlebih lagi dengan adanya berbagai layanan akses internet dengan harga yang cukup terjangkau yang disediakan oleh berbagai operator telepon seluler.

Pesatnya perkembangan internet di Indonesia dapat dibuktikan dengan hasil dari berbagai survei yang telah dilakukan oleh berbagai lembaga survei, baik dalam skala nasional maupun internasional. Menurut data terbaru dari situs  internet worlds tats, Indonesia menempati peringkat 11 dengan total penduduk kurang lebih 245,6 juta dengan 39,6 juta yang menjadi pengguna internet. Angka ini tentu merupakan angka yang cukup besar bagi negara kita. Meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa tidak keseluruhan pengguna internet tersebut memanfaatkan internet dengan bijak dan pintar. Hal ini dikarenakan masih kerap terjadi berbagai kejahatan di dunia maya (cybercrime). Misalnya pernah kita dengar berbagai kasus penculikan yang berawal dari situs jejaring sosial, tindak penipuan, hacking dan cracking, perjudian melalui dunia maya, pelanggaran hak cipta, maupun berbagai situs yang “menjajakan” pornografi. Tingginya angka pengguna internet di Indonesia tersebut tentu akan semakin bernilai ketika para pengguna internet dapat memanfaatkan internet dengan bijak.

Sementara itu, tak lengkap rasanya apabila kita membicarakan perkembangan internet di Indonesia. Pada tahun 2012 tanpa mengupas mengenai fenomena situs jejaring sosial yang semakin marak beberapa tahun belakangan. Bahkan tak menutup kemungkinan fenomena ini masih akan terus mewabah hingga beberapa tahun ke depan. Masyarakat Indonesia yang pada dasarnya dikenal sebagai masyarakat yang ramah dan responsif memiliki kecenderungan untuk memanfaatkan berbagai situs jejaring sosial tersebut sebagai wadah ekspresi dan aktualisasi diri mereka. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil laporan resmiFacebook dari tahun ke tahun, dimana jumlah pengguna Facebook mengalami peningkatan sebesar 200 hingga 250 juta per tahunnya. 750 juta pengguna pada Februari 2011 meningkat menjadi 845 juta pada bulan Februari 2012. Dari jumlah tersebut, jumlah pengguna Facebook dari Indonesia sendiri mengalami peningkatan yang cukup tinggi, sejak Januari 2012 dengan jumlah pengguna 41.777.240.

Bahkan ke depan pengguna Facebook Indonesia masih akan terus bertambah seiring dengan harga smartphone yang semakin terjangkau dan pertumbuhan pengguna internet yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Seperti yang diberitakan Kompas.com pada 28 Oktober yang lalu bahwa pengguna internet di Indonesia pada tahun 2011 sudah mencapai 55 juta orang, meningkat dari tahun sebelumnya di angka 42 juta. Dari jumlah tersebut 29 juta diantaranya adalah mobile internet user.

Kini, berbagai negara di seluruh penjuru dunia tengah berjalan memasuki suatu era baru yang disebut era globalisasi. Era globalisasi merupakan suatu era di mana batas-batas geografi antarnegara tidak lagi menjadi hambatan dalam proses komunikasi dan interaksi antarindividu. Hal ini semakin nyata terjadi apabila kita kaitkan dengan adanya internet. Internet merupakan kependekan dari interconnection-networking. Internet ialah suatu sistem global dari seluruh jaringan komputer yang dihubungkan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Dengan adanya internet ini tentu akan semakin memudahkan proses “globalisasi” di dunia.

Penelitian dari Boston Consulting Group menilai jumlah pengguna internet di Indonesia akan terus meningkat. Sampai angka tiga kali lipat di tahun 2015 dibandingkan tahun 2010.

Jumlah Pengguna Internet di Indonesia 55 Juta, Facebook 51 Juta, Twitter 19,5 Juta Berapa jumlah pengguna internet di Indonesia? Data terbaru Internet World Stats (IWS) adalah per 30 Juni 2012, yakni 55 juta atau 22,1 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Total jumlah penduduk Indonesia tahun 2012 adalah 248.645.008 jiwa. Belum tersedia data pengguna internet atau internet user tahun 2013 dari IWS. 

Menurut data IWS, per 31 Desember 2012, jumlah pengguna Facebook di Indonesia mencapai 51 juta. Persisnya, 51.096.860 Facebook users atau meningkat dari data sebelumnya 42 juta. Jakarta dan Bandung masuk 10 besar kota di dunia yang paling rajin posting update di Twitter. Jumlah pengguna Twitter di Indonesia mencapai 19,5 juta berdasarkan data per April 2012.

Data lain tentang jumlah pengguna internet di Indonesia diungkapkan Semuel A Pangerapan, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada paparan outlook industri Internet 2013, Rabu, 12 Desember 2012. Seperti dilansir Yahoo News, jumlah pengguna internet bertambah tahun 2012 dari 55 juta menjadi 63 juta orang atau 24,23 persen dari total populasi.

Provinsi dengan pengguna internet terbanyak (berdasarkan urutan banyaknya internet user):

1. Jawa Barat

2. Jawa Timur

3. Jawa Tengah

Dari sisi umur, internet user terbanyak berusia 12-34 tahun (64 persen dari total pengguna internet). Selain menggunakan Facebook, aktivitas pengguna internet yang menonjol adalah menggunakan jasa belanja online (online shopping). Menurut Semuel, sebanyak 22,8 persen pengguna internet Indonesia melakukan online shopping atau sekitar 13 juta orang. Mengenai alat koneksi yang digunakan, sebagian terbesar, yakni 65 persen menggakses internet dengan telepon cerdas atau smartphone.

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN

 

Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, interaksi baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas. Disadari betul bahwa perkembangan teknologi yang disebut internet, telah mengubah pola interaksi masyarakat, yaitu; interaksi bisnis, ekonomi, social dan budaya. Internet telah memberikan kontribusi yang demikian besar bagi masyarakat, perusahaan/industri maupun pemerintah.hadirnya internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan, terutama peranannya sebagai sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh sebuah badan usaha dan bentuk badan usaha atau lembaga lainnya. Tingkat pertumbuhan pengguna internet juga menunjukkan angka yang sangat fantastik,  bahkan internet telah menjadi bagian kebutuhan dalam sebuah rumah tangga. Fenomena ini menunjukkan bahwa 5 sampai 10 tahun yang akan dating teknologi informasi akan menguasai sebagian besar pola kehidupan masyarakat, badan usaha maupun pemerintah. Secara keseluruhan memang masih dapat dikatakan bahwa internet relatif baru dikenal oleh masyarakat Indonesia dan frekuensi pemakainyapun belum terlalu banyak. Namun perkembangan intermet di Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

Cover ……………………………………………………………………………………… i

Kata Pengantar ……………………………………………………………………………. ii

Daftar Isi ………………………………………………………………………………….. iii

Bab 1 Pendahuluan ……………………………………………………………………….  1

1.1  Latar Belakang  ……………………………………………………………….. ……… 1

1.2 Batasan Masalah ………………………………………………………………………. 1

1.3 Tujuan Masalah ………………………………………………………………………. 1

1.4 Manfaat Penulisan ……………………………………………………………………. 1

Bab II Pembahasan ……………………………………………………………………….. 2

2.1 Asal Mula Internet ……………………………………………………………………. 2

2.2 Apa Saja Yang Ada Di Internet ………………………………………………………. 3

2.2 Apa saja Yang Ada DI Internet ………………………………………………………. 4

2.2 Apa Saja Yang Ada Di Internet ……………………………………………………… 5

2.3 Pengaruh Atau Dampak Dari Internet ……………………………………………….. 6

2.3 Pengaruh Atau Dampak Dari Internet ……………………………………………….. 6

2.4 Cyber Law …………………………………………………………………………… 7

2.4 Cyber Law …………………………………………………………………………… 7

2.5 Perkembangan Internet Di Indonesia ………………………………………………… 8

2.5 Perkembangan Internet Di Indonesia ………………………………………………… 8

2.5 Perkembangan Internet Di Indonesia ………………………………………………… 8

Bab III Kesimpulan ……………………………………………………………………… 9

Question! ………………………………………………………………………………… 10

Daftar Pustaka …………………………………………………………………………… 11

 

 

Question!

  1. Who is the founder of internet?
    1. Arpanet                                   c. France Telecom
    2. Usenet                                     d. Indo Telecom
  2. Which overseas University that was becoming The Arpanet’s member for the first time?
    1. Harvard University                 c. College University
    2. London University                  d. Gunadarma University
  3. There are the founders of USENET, except:
    1. Tom Truscott                           c. Steve Bellovin
    2. Jim Ellis                                   d. Mark Zugeberg
  4. In what, year yahoo was founded?
    1. 1994                                        c. 1992
    2. 1993                                        d. 1995
  5. What is the meaning of a WWW?
    1. Wide World Web                    c. Web Wide World
    2. World Wide Web                    d. World Web Wide
  6. What browsers are available on the internet today for users of windows,  MAC OS X and Linux?

             A. No, only available on Unix machines             c. No, only available on Mosaic

    1. Yes, only available on the internet                  d. Yes, only available on Web

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

–          http://blog.uin-malang.ac.id/bakhtiar/2011/08/konsep-internetsejarah-internetfungsi-internetdampak-penggunakan-internetetika-berinternet-nettique/

–          http://ampundeh.wordpress.com/2013/06/24/pengaruh-internet-terhadap-remaja/

–          http://awalmula.com/awal-dan-asal-mula-internet.html

–          http://asal-usul-motivasi.blogspot.com/2010/10/asal-usul-internet.html

–          http://sayze-taurus.mhs.narotama.ac.id/2012/09/20/perkembangan-internet-di-indonesia-tahun-2012/

–          http://inet.detik.com/read/2013/08/21/112207/2336008/398/2/posisi-indonesia-di-percaturan-teknologi-dunia

–          http://www.dahlandahi.com/2013/01/jumlah-pengguna-internet-di-indonesia.html

–          http://cyberneet7.blogspot.com/2013/03/apa-yang-dimaksud-cyber-law.html