BAB I

KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG

Nilai uang saat ini lebih berharga dari pada saat nanti. Orang akan lebih menyukai menerima jumlah uang yang sama pada saat ini dari pada masa yang akan dating. Sebaliknya lebih suka membayar jumlah yangsama saat nanti daripada saat ini.

1.     NILAI YANG AKAN DATANG ( FUTURE VALUE )

Nilai uang di masa datang, jumlahnya akan lebih besar dari nilai uang saat ini. Besarnya selisih uang tersebut ditentukan oleh bunga bank yang berlaku, jumlah uang yang disimpan dan jumlah tahun penyimpanan.

Prinsip perhitungannya digunakan bunga majemuk ( compound interest factor ). Future Value (FV) digunakan untuk menghitung nilai investasi yang akan dating berdasarkan tingkat suku bunga dan angsuran yang tetap selama periode tertentu. Untuk menghitung FV bisa menggunakan fungsi fv() yang ada dimicrosoft excel.Adalimaparameter yang ada dalam fungsi fv(), yaitu :

* Rate, tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.
* Nper, jumlah angsuran yang dilakukan.
* Pmt, besar angsuran yang dibayarkan.
* Pv, nilai saat ini yang akan dihitung nilai akan datangnya.
* Type, jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.

Yang perlu diperhatikan dalam penggunakan fungsi fv() adalah satuan untuk parameter rate, nper dan pmt haruslah sama, jika satuannya bulan maka harus bulan semua, jika ada yang bersatuan tahun maka harus dikonversi ke satuan bulan.

2.     NILAI SEKARANG ( PRESENT VALUE )

Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa akan datang. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel.Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(), yaitu :

* Rate, tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.
* Nper, jumlah angsuran yang dilakukan.
* Pmt, besar angsuran yang dibayarkan.
* Fv, nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya.
* Type, jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.

Contoh  :

Saat pensiun 25 tahun lagi saya ingin punya uang 1.000.000.000, berapakah nilai uang 1.000.000.000 saat ini, dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit, misal 8% per tahun, dengan menggunakan fungsi pv() masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :

* Rate = 8%
* Nper = 25
* Pmt = 0, tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya
* Fv = 1000000000
* Type = 0

Dari masukan diatas maka akan didapat nilai -146,017,904.91

Kenapa minus, sekali lagi itu sebagai tanda cash flow, untuk mendapatkan uang 1.000.000.000 25 tahun lagi maka saya harus mengeluarkan uang sebesar 146,017,904.91 saat ini atau dengan kata lain uang 1.000.000.000 25 tahun lagi sama nilainya dengan uang 146,017,904.91 saat ini, dengan asumsi inflasi konsisten sebesar 8% setiap tahun selama 25 tahun.

Sama halnya dengan fungsi fv(), fungsi pv() harus menggunakan satuan yang sama untuk parameter rate, n(per) dan pmt, apabila bersatuan tahun maka harus tahun semua dan apabila ada yang bersatuan bulan maka harus dikonversi ke satuan tahun.

http://www.annangmustofa.com/ekonomi-dan-keuangan/present-value-vs-future-value/

3.     HUBUNGAN NILAI MASA  AKAN DATANG DENGAN NILAI SEKARANG

Dalam mencari nilai masa akan datang dan nilai sekarang sama-sama menggunakan tabel. Dimana untuk mencari nilai sekarang (PV) menggunakan tabel PV IF  dalam tingkat bunga (i) dan waktu (n). sedangkan untuk mencari nilai masa akan datang menggunakan tabel FV IF dalam tingkat bunga (i) dan waktu (n). dari hasil nilai berdasarkan kedua tabel tersebut, sebenarnya nilai sekarang merupakan kebalikan dari tingkat bunga untuk mencari nilai masa akan datang.

Adapun kalau dirumuskan secara singkat nilai dari tingkat bunga kedua nilai tersebut adalah :

PV IF i,n = 1/ FV IF (i),(n)

 

4. ANUITAS

Anuitas adalah sejumlah pembayaran yang sama besarnya, yang dibayarkan setiap akhir jangka waktu, dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran.

Jika besarnya anuitas adalah A, angsuran periode ke-n dinyatakan dengan an, dan  bunga periode ke-n adalah bn, maka diperoleh hubungan:

 A = an + bn    ,   n = 1,2,3,..

 

Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.