<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>lukmantriariansyah</title>
	<atom:link href="http://lukmantriariansyah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 17:11:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lukmantriariansyah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>lukmantriariansyah</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lukmantriariansyah.wordpress.com/osd.xml" title="lukmantriariansyah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Teknik Analisis Meramalkan kas Perusahaan</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 17:11:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[1. Keuangan Perusahaan  Keuangan Perusahaan merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama yaitu menyalurkan dana dari yang surplus/berlebih kepada mereka yang kekurangan dana. Adapun jenis-jenis Keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut: A. Bank Komersial (Commercial Banks) : lembaga simpanan yang memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama lain yaitu tabungan (deposits). B. Thrifts : lembaga simpanan dalam bentuk tabungan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=189&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Keuangan Perusahaan</strong><strong> </strong><strong></strong></p>
<p>Keuangan Perusahaan merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama yaitu menyalurkan dana dari yang surplus/berlebih kepada mereka yang kekurangan dana.</p>
<p>Adapun jenis-jenis Keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut:</p>
<p>A. Bank Komersial (Commercial Banks) : lembaga simpanan yang memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama lain yaitu tabungan (deposits).</p>
<p>B. Thrifts : lembaga simpanan dalam bentuk tabungan atau pinjaman, savings banks dan credit unions.</p>
<p>C. Perusahaan asuransi : lembaga keuangan yang menjaga individu dan perusahaan (policy holders) dari even/kejadian yang buruk.</p>
<p>D. Perusahaan sekuritas dan bank investasi : lembaga keuangan yang menjamin sekuritas dan terlibat dalam kegiatan sehubungan seperti broker surat berharga, jual beli surat berharga, dan menghasilkan pasar dimana surat berharga diperdagangkan.</p>
<p>E. Perusahaan Pembiayaan (Finance companies) : Lembaga penghubung keuangan yang memberi pinjaman kepada individu dan bisnis.</p>
<p>F. Reksa dana (Mutual Funds) : lembaga keuangan yang menawarkan rencana simpanan dimana dana milik partisipan mengakumulasi tabungan selama tahun bekerja mereka sebelum diambil selama tahun penisun mereka.</p>
<p style="text-align:center;">      <a href="http://id.wikipedia.org/">http://id.wikipedia.org</a></p>
<p style="text-align:left;">
<p><strong>Estimasi penjualan</strong></p>
<p>yaitu merupakan ramalan unit dan nilai uang penjualan suatu perusahaan. Penyusunan perencanaan keuangan apabila  disajikan dengan benar, maka informasi tersebut akan berguna bagi pihak manajemen perusahaan dalam rangka pengembangan usaha yang dilakukan. Apabila perencanaan keuangan dilakukan tepat maka pihak manajemen perusahaan dapat berusaha secara maksimal untuk pencapaian tujuan yang telah di tentukan.</p>
<p><strong>Estimasi produksi</strong></p>
<p>adalah anggaran penjualan yang disesuaikan pada perubahan persediaan yang ada.</p>
<p><strong>Estimasi Pembelian Bahan Langsung</strong></p>
<p>adalah pembelian barang secara langsung, baik berupa langsung maupun sistem online. estimatis ini sangat menguntungkan bagi penjual maupun pembeli. karena penjual bisa memprodukan barang daganganya dengan cara sistem online, dan si pembeli juga dapat lebih menghuntungkan dan menghematkan.</p>
<p>karena pembeli tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk datang dan pergi ke sana. Cukup hanya dengan berada di depab komputer dan memilih barang mana yang akan di belinya. lalu mentransferkan jumlah uang yang sudah tertera, dengan cara seperti itu pihak pembeli maupun pihak penjual dapat memperolehkan keuntungan.</p>
<p>http://yusuffadillah.wordpress.com/2010/12/18/teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan</p>
<p><strong>Estimasi Pemakaian Bahan Langsung</strong></p>
<p>pemakaian bahan langsung adalah biaya yang dikeluarkan untuk membiayai bahan baku bahan pembantu dan bahan penunjang produksi.<strong></strong></p>
<p><strong>Upah Langsung</strong></p>
<p>Upah yang diberikan secara langsung kepada pekerja.</p>
<p><strong>Estimasi Bahan Fabrikase</strong></p>
<p>Merupakan estimasi yang menjelaskan tentang beban pabrikase.</p>
<p><strong>Estimasi Harga Pokok Penjualan</strong></p>
<p>Ringkasan dari anggaran produksi dengan memperhatikan tingkat persediaan akhir.</p>
<p>Data yang diperlukan :</p>
<p>-          Data yang telah dihitung dalam anggaran produksi, anggaran bahan langsung, anggaran overhead dan anggaran tenaga langsung</p>
<p>-          Keakuratan datanya dipengaruhi data dalam anggaran yang lain.<strong></strong></p>
<p><strong>Estimasi Beban Penjualan</strong></p>
<p>adalah beban si penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuat perusahaan atau si penjual oleh pihak-pihak tertentu.</p>
<p><strong>Estimasi Beban Administrasi</strong></p>
<p>Beban administrasi perusahaan yang fokus dari kepentingan politik pada saat ini. Badan Penelitian Eim estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penyebab utama dari ukuran biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara adalah :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1.    Tingginya jumlah pekerja pekerjaan sementara dan tingginya laju perubahan pada pekerja pekerjaan sementara (rata-rata tahunan: 1,3 juta pendaftaran, 1,1 juta penempatan dan 15,6 juta pembayaran remunerasi)</p>
<p>2.   Perubahan undang-undang banyak dan perubahan kecil yang menghadapi sektor pekerjaan sementara</p>
<p>3.   Penerapan sistem pembayaran remunerasi mingguan (bukan bulanan atau per 4 minggu), yang melekat pada penggunaan pekerja flex.</p>
<p><strong>11.Estimasi Laba Rugi</strong></p>
<p>Rekening-rekening laporan laba rugi adalah suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan, biaya, rugi laba yang diperoleh oleh suatu perusahaan pada suatu periode tertentu, yaitu meliputi:</p>
<p>a. Laba merupakan kenaikan modal saham yang dimiliki oleh perusahaan yang berasal dari pendapatan operasional perusahaan.</p>
<p>b. Rugi yaitu merupakan penurunan modal saham yang diakibatkan dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pada suatu periode tertentu.</p>
<p><strong>Estimasi Kas</strong></p>
<p>Setiap perusahaan dalam menjalankan operasi usahanya akan mengalami arus masuk kas (cash inflows) dan arus keluar (cash outflows). Apabila arus kas yang masuk lebih besar dari arus kas yang keluar maka hal ini akan menunjukkan positive cash flows, dan sebaliknya apabila arus kas masuk lebih sedikit daripada arus kas keluar maka arus kas yang tejadi akan negative cash flows.</p>
<p>Definisi arus kas menurut PSAK No. 2 adalah : “Arus masuk dan keluar kas atau setara kas”. (1995:2.3). Para Praktisi dibidang akuntansi sebenarnya telah lama menggunakan variasi dari laporan arus kas. Adapun nama-nama yang dimaksud adalah laporan sumber dan laporan perubahan posisi keuangan.</p>
<p>Laporan arus kas yang tercakup dalam laporan tahunan, memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan keluar kas dan setara kas. Lebih lanjut, menganalisa semua perubahan yang mempengaruhi kas dan setara kas dalam kategori operasi, investasi dan pendanaan dari suatu perusahaan selama suatu periode dalam format yang merekonsiliasi saldo awal dan saldo akhir kas dan setara kas.</p>
<p>Kegunaan laporan KasTujuan dari laporan arus kas adalah memberikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang berasal dari aktifitas operasi, investasi dan pendanaan dari suatu entitas selama suatu periode.</p>
<p>Kegunaannya :</p>
<p>1. Menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan arus kas bersih masa depan,</p>
<p>2. Menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya, kemampuan membayar dividen, dan kebutuhan untuk pendanaan eksternal.</p>
<p>3. Menilai alasan perbedaan antara laba bersih dibanding penerimaan serta pengeluaran kas yang berkaitan.</p>
<p>4. Menilai pengaruh transaksi investasi dan pendanaan baiuk kas maupun non kas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>http://sidikaurora.wordpress.com/2010/12/19/teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=189&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manajemen Sumber Daya Manusia</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/manajemen-sumber-daya-manusia/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/manajemen-sumber-daya-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 16:53:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[PENGERTIAN Manajeman sumber daya manusia adalah suatu ilmu yang memplajari tentang cara – cara memaksimalkan sumber daya yang ada pada individu secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan dari suatu perusahaan.Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=104&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PENGERTIAN</strong></p>
<p>Manajeman sumber daya manusia adalah suatu ilmu yang memplajari tentang cara – cara memaksimalkan sumber daya yang ada pada individu secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan dari suatu perusahaan.Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktek manajemen yang mempengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.</p>
<p><strong>Macam-Macam Sumber Daya Manusia</strong></p>
<p>v  Manusia sebagai sumber daya fisik</p>
<p>Dengan energi yang tersimpan dalam ototnya, manusia dapat bekerja dalam berbagai bidang, antara lain: bidang perindustrian, transportasi, perkebunan, perikanan, perhutanan, dan peternakan.</p>
<p>v  Manusia sebagai sumber daya mental</p>
<p>Kemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya alam yang sangat penting, karena berfikir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Manusia sebagai makhluk hidup berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untuk kepentingan hidupnya dan mampu mengubah keadaan sumber daya alam berkat kemajuan ilmu dan teknologinya. Dengan akal dan budinya, manusia menggunakan sumber daya alam dengan penuh kebijaksanaan. Oleh karena itu, manusia tidak dilihat hanya sebagai sumber energi, tapi yang terutama ialah sebagai sumber daya cipta (sumber daya mental) yang sangat penting bagi perkembangan kebudayaan manusia.</p>
<p><a href="http://arrizalaziz.wordpress.com/2010/12/20/manajemen-sumber-daya-manusia/">http://arrizalaziz.wordpress.com/2010/12/20/manajemen-sumber-daya-manusia/</a></p>
<div><strong>Pengembangan Sumber Daya Manusia</strong></div>
<div></div>
<div>Ruang Lingkup PengembanganSDM:</div>
<div>
<ul>
<li>1. Pengembangan Kompetensi</li>
<li>2. Pengembangan Jumlah SDM</li>
<li>3. Pengembangan Organisasi</li>
</ul>
<div>Pengembangan Kompetensi:</div>
<div>Pelatihan Kompetensi, Project Management, &amp; Mentoring</div>
<div>
<div></div>
<div>Pengembangan Jumlah SDM</div>
<div>Dilakukan apabilaorganisasi berkembang atau organisasi membutuhkantenaga kerja untuk melakukan peningkatan kinerja.</div>
<div>
<div></div>
<div>Pengembangan Organisasi</div>
<div>Pararel maupun serial,dengan terciptanya unitusaha baru, atauperkembangankemajuan lainnya, makasecara organisasi perludilakukan penyesuaianstruktur organisasi</div>
</div>
<div></div>
</div>
<div></div>
<div>TAHAPANPENGEMBANGAN</div>
<div></div>
<div>1. Identifikasi</div>
<div>
<div>IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PENGEMBAHAN</div>
<div>Menggali proses pengembanganapa yang paling cocok bagiindividu tertentu.Dalam proses ini kita melakukanasesmen mengenai strenghtsdan areas for development daritiap individu</div>
<div></div>
<div>2. Monitoring</div>
<div>Jenis program atau proses pengembangan yang disusun juga tidakmesti harus berupa training di kelas. Ada banyak alternatif programpengembangan lain seperti:</div>
<div>
<ul>
<li>Mentoring (karyawan yang dianggap senior dan memiliki keahliankhusus menjadi mentor bagi sejumlah karyawan lainnya)</li>
</ul>
</div>
<div>
<ul>
<li>Project/Special Assignment (penugasan khusus untuk menambah jobexposure)</li>
</ul>
</div>
<div>
<ul>
<li>Job Enrichment (memperkaya bobot pekerjaan)</li>
</ul>
</div>
</div>
<div>3. Evaluasi</div>
<div>EVALUASI :dilakukan melalui sarana Appraisal, yang teknisnya dapatdisesuaikan dengan culture organisasi masing-masing.</div>
<div></div>
<div style="text-align:center;">http://www.scribd.com/doc/7997948/Pengembangan-Sumber-Daya-Manusia</div>
<div style="text-align:left;"></div>
<div style="text-align:left;">
<p><strong>Perkembangan Sumber Daya Manusia</strong></p>
<p>Manajemen sumber daya manusia bagian yang berhubungan dengan keputusan organisasi yang berdampak pada angkatan kerja atau angkatan kerja potensial perusahaan. Organisasi membutuhkan kemampuan manajerial dari sumber daya manusia, dan menerapkan prosedur yang optimal untuk tujuan kepuasan konsumen. Idealnya, manajer sumber daya manusia harus ditempatkan pada posisi manajemen lini dari pada hanya sekadar staf, karena dengan demikian mereka dapat melakukan pengambulan keputusan-keputusan dari pada hanya sebagai penasihat.</p>
<p>Manajemen sumber daya manusia harus membantu manajemen dalam kegiatan mengintegrasi dan mengkoordinasi kepentingan unsur-unsur pokok organisasi, dengan memutuskan untuk mempertinggi posisi persaingan organisasi melalui produktifitas yang lebih tinggi dan kualitas produk dan jasa yang lebih tinggi yang akhirnya akan mempertinggi kepuasan konsumen.</p>
<p>Untuk melaksanakan ketiga hal tersebut, manajemen sumber daya manusia dapat  menggunakan 6 bidang kegiatan, yaitu ;</p>
<ul>
<li>Desain organisasional</li>
<li>Staffing</li>
<li>Komunikasi dan hubungan masyarakat</li>
<li>Kinerja/performance manajemen</li>
<li>Sistem reward, benefit dan pemenuhan</li>
<li>Pengembangan karyawan dan organisasi</li>
</ul>
</div>
<div style="text-align:left;"></div>
<div style="text-align:left;"><strong>Pemanfaatan Sumber Tenaga Kerja dan Kompensasi</strong></div>
<div style="text-align:left;">
<p>Program kompensasi karyawan dirancang :</p>
<ul>
<li>Menarik karyawan yg cakap ke dalam organisasi</li>
<li>Memotivasi karyawan mencapai prestasi unggul</li>
<li>Mencapai masa dinas yg panjang sesuai fungsinya, didalam perusahaan ada dua macam tenaga kerja :</li>
<li>Tenaga Eksekutif, mengambil keputusan dan melaksanakan fungsi organik manajemen</li>
<li>Tenaga Operatif, tenaga terampil, menguasai pekerjaan, sehingga tugas dapat dilaksanakan dengan baik.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada tiga tenaga terampil ;</p>
<ul>
<li>tenaga terampil (skilled labor)</li>
<li>tenaga setengah terampil (semi skilledlabor)</li>
<li>tidak terampil (unskilled labor)</li>
</ul>
</div>
<div style="text-align:left;"></div>
<div style="text-align:left;"><strong>Hubungan Perburuhan</strong></div>
<div style="text-align:left;">
<p>Hubungan Perburuhan Pancasila, agar setiap persoalan antara buruh dan manajemen diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat. Bila terjadi ketidak kesepakatan, buruh punya senjata yang dapat digunakan :</p>
<ul>
<li>Boikot</li>
<li>Pemogokkan</li>
<li>Penghasutan</li>
<li>Memperlambat kerja</li>
</ul>
<p>Buruh dan majikan, majikan dan buruh. begitulah hubungan perburuhan yang ada di Indonesia. Di indonesia hubungan antara majikan dan buruh seringkali tidak seimbang, dikarenakan para buruh di Indonesia seringkali belum mempunyai kekuatan hukum yang kuat. padahal posisi dari kedua belah pihak sama-sama membutuhkan dan juga kedua belah pihak harus saling menghormati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Mengapa Pekerja Mendirikan Serikat Pekerja</strong></p>
<p>Serikat Pekerja atau karyawan (Labor Union atau Trade Union) adalah organisasi pekerja yang dibentuk untuk mempromosikan atau menyatakan pendapat, melindungi, dan memperbaiki, melalui kegiatan kolektif, kepentingan sosial, ekonomi dan politik anggotanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>http://rismaeka.wordpress.com/2010/11/16/manajemen-sumber-daya-manusia/</p>
</div>
<div style="text-align:left;"></div>
<div> Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=104&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/manajemen-sumber-daya-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bisnis Internasional</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/bisnis-internasional/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/bisnis-internasional/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 04:30:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[BAB III &#160; BISNIS INTERNASIONAL 1.      Hakikat Bisnis Internasional Dunia kini menghadapi era globalisasi sebagai akibat makin banyak Negara melaksanakan liberalisasi dan reformasi ekonomi yang ditunjang oleh majunya teknologi komunikasi dan transportasi. Bentuk kerjasama dan bisnis Internasional yang ada saat ini diantaranya : Kerjasama multilateral yaitu kesepakatan GATT (General Agreement on Tariff and Trade) tanggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=99&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BAB III</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>BISNIS INTERNASIONAL</p>
<p><strong>1.      </strong><strong>Hakikat Bisnis Internasional</strong></p>
<p>Dunia kini menghadapi era globalisasi sebagai akibat makin banyak Negara melaksanakan liberalisasi dan reformasi ekonomi yang ditunjang oleh majunya teknologi komunikasi dan transportasi.</p>
<p>Bentuk kerjasama dan bisnis Internasional yang ada saat ini diantaranya :</p>
<ul>
<li>Kerjasama multilateral yaitu kesepakatan GATT (General Agreement on Tariff and Trade) tanggal 15 April 1994 menghasilkan keputusan penting menyangkut pembentukan WTO ( World Trade Organization) pada tanggal 1 Januari 1995 dan rencana liberalisasi perdagangan. Terkait hal ini, maka dunia usaha pun harus mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitasnya agar dapat bersaing dengan produk sejenis dan produk substitusi dari seluruh penjuru dunia.</li>
<li>Kerjasama regional</li>
</ul>
<p>(a) Masyarakat Eropa (European Community)</p>
<p>(b) NAFTA (North American Free Trade Area)</p>
<p>(c) APEC (Asia Pasific Economic Cooperation) didirikan November 1989 dan memiliki 18 negara anggota. Berdasarkan deklarasiBogor, akan diciptakan perdagangan yang bebas dan terbuka di kawasan Asia Pasifik pada tahun 2020. Sasaran Negara maju pada tahun 2010 dan Negara berkembang tahun 2020.Indonesiatermasuk Negara berkembang, tinggal 10 tahun lagi menghadapi era keterbukaan yang penuh tantangan itu. Siapkah kita ?</p>
<ul>
<li>Kerjasama pengembangan sub-regional seperti SIJORI antar Negara ASEAN.</li>
</ul>
<p>Gejala yang mewarnai era bisnis dan perdagangan di masa datang adalah semakin kuatnya blok perdagangan, pudarnya paham marxisme, tergesernya Amerika Serikat sebagai lokomotif ekonomi oleh Jepang dan Cina, berakhirnya perang dingin antara Uni Sovet dan AS, kejatuhan ekonomi di Negara Eropa, tahun 1998 Indonesia dilanda krisis moneter, AS saat ini sedang mengalami guncangan ekonomi  keterpurukan ekonomi akibat banyaknya kredit macet di sektor property dan mulai tumbangnya paham ekonomi kapitalis.</p>
<p><strong>2.      </strong><strong>Alasan Melaksanakan Bisnis Internasional</strong></p>
<p>Faktor yang mendorong bisnis Internasional diantaranya :</p>
<p>(a) market driver</p>
<p>(b) cost driver</p>
<p>(c) government driver</p>
<p>(d) competitive driver</p>
<p>(e) faktor lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Market driver tergantung pada aspek perilaku konsumen, sturktur saluran distribusi, dan sifat pemasaran dalam industri yang bersangkutan. Contoh : meningkatnya arus wisatawan asing dan perjalanan antar Negara, konsumen dengan gaya hidup yang berubah seperti orang Prancis menyukai McDonald’s made in AS, dan orang AS menyukai shabu-shabu Hoka-hoka Bento made in Jepang.</p>
<p>Cost driver bergantung pada aspek ekonomi dunia bisnis seperti inovasi teknologi yang semakin cepat, kemajuan dalam transportasi, munculnya NIC (newly industrializing countries) dengan kapabilitas yang produktif dan biaya tenaga kerja yang murah misalnya, cina,Taiwan,Vietnam, danThailand.</p>
<p>Government driver tergantung pada tindakan pemerintah seperti hambatan tariff, pengurangan hambatan non-tarif, pembentukan blok perdagangan, berkurangnya peranan pemerintah.</p>
<p>Competitive driver tergantung pada tindakan pesaing seperti peningkatan level perdagangan dunia, semakin banyaknya Negara yang menjadi kunci kompetisi seperti Jepang dan Korea, semakin bertambahnya jumlah perusahaan yang dimiliki pihak asing, muncul pesaing baru dalam bidang industry otomotif dan elektronik, tumbuhnya jaringan global, muncul global strategic alliances, dan perusahaan bersifat globally centered.</p>
<p>Faktor lain diantaranya adalah revolusi dalam informasi dan komunikasi, globalisasi pasar-pasar financial, dan penyempurnaan dalam bisnis travel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>(Sumber buku Strategi Pemasaran, Fandy Tjiptono penerbit Andi Yogyakarta)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3.      </strong><strong>Tahap-tahap dan Hambatan Memasuki Bisnis Internasional</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>1. Perusahaan domestic; yaitu perusahaan yang memfokuskan orientasi dan strategi pada pasar, pemasok, dan pesaing domestic;</p>
<p>2. Perusahaan internasional; yaitu perusahaan yang melayani pasar domestic (nasional) di negaranya sendiri dan pasar nasional di Negara lain.</p>
<p>3. Perusahaan multinasional; yaitu perusahaan yang menjual produknya ke banyak Negara dan memperlakukan setiap Negara sebagai pasar tersendiri; karena setiap Negara di anggap unik sehingga untuk melayaninya diperlukan program pemasaran tersendiri dan independen.</p>
<p>4. Perusahaan global; yaitu perusahaan yang memperlakukan dunia sebagai satu pasar. Orientasi bisnis perusahaan global adalah geosentris, yakni menganggap pasar duni memiliki persamaan dan perbedaan, sehingga memungkinkan memanfaatkan strategi global yang memanfaatkan kesamaan yang ada menanggapi perbedaan yang ada.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2011/11/02/pengantar-bisnis-bagi-mahasiswa-bagian-2/">http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2011/11/02/pengantar-bisnis-bagi-mahasiswa-bagian-2/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>4.      </strong><strong>Hambatan Dalam Memasuki Bisnis Internasional</strong></p>
<p>Ketatnya pasar dalam negeri, membuat sebagian pelaku UKM memanfaatkan pasar global yang masih terbuka peluang lebar. Namun untuk memasuki pasar globalpun tidak mudah, karena<a href="http://bisnisukm.com/menyusun-konsep-marketing-untuk-usaha-kecil.html" target="_blank">strategi pemasaran</a> di luar negeri berbeda dengan pemasaran bisnis di pasar lokal. Sehingga ada beberapa hal yang menjadi <a href="http://bisnisukm.com/kendala-ukm-memasuki-pasar-global.html" target="_blank"><strong>kendala UKM memasuki pasar global</strong></a>, berikut informasi selengkapnya :</p>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong>Budaya</strong><br />
Mungkin Anda sudah mengenal budaya Indonesia, namun apa Anda mengenal budaya negara lain? Oleh karena itu, sebelum memasuki pasar di sebuah negara, sebaiknya Anda mencari tahu perbedaan budaya pasar dan perilaku konsumen dari negara tersebut.</li>
<li><strong>Peraturan</strong><br />
Perhatikan peraturan pemasaran yang ada di suatu negara, karena setiap negara memiliki aturan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan. Bisa jadi di negara kita <a href="http://bisnisukm.com/strategi-pemasaran-bisnis-melalui-internet-marketing.html" target="_blank">strategi pemasaran</a> tersebut diperbolehkan, tapi di negara lain ada peraturan yang melarang strategi itu. Tentu ini akan memberikan image buruk bagi produk Anda bukan?</li>
<li><strong>Komunikasi</strong><br />
Gaya bahasa disetiap negara memang beda, karena memiliki bahasa negara yang berbeda. Agar pemasaran Anda bisa efektif, pelajari bahasa dan logat dialog masyarakat di negara yang akan Anda tuju. Sehingga gaya bahasa pemasaran Anda bisa diterima masyarakat setempat, dan tidak menyinggung calon konsumen.</li>
<li><strong>Ekonomi</strong><br />
Tingkat perekonomian yang berbeda, juga mempengaruhi daya beli konsumen akan sebuah produk. Bisa jadi produk Anda menjadi kualitas terbaik di pasar lokal, namun dipasar global produk Anda belum tentu menjadi produk unggulan.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><a href="http://bisnisukm.com/kendala-ukm-memasuki-pasar-global.html">http://bisnisukm.com/kendala-ukm-memasuki-pasar-global.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>5.      </strong><strong>Perusahaan Multinasional</strong></p>
<p><strong>Perusahaan multinasional</strong> atau <strong>PMN</strong> adalah <a title="Perusahaan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan">perusahaan</a> yang berusaha di banyak negara; perusahaan ini biasanya sangat besar. Perusahaan seperti ini memiliki kantor-kantor, pabrik atau <a title="Kantor cabang (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kantor_cabang&amp;action=edit&amp;redlink=1">kantor cabang</a> di banyak negara. Mereka biasanya memiliki sebuah kantor pusat di mana mereka mengkoordinasi <a title="Manajemen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen">manajemen</a>global.</p>
<p>Perusahaan multinasional yang sangat besar memiliki dana yang melewati dana banyak negara. Mereka dapat memiliki pengaruh kuat dalam politik global, karena pengaruh ekonomi mereka yang sangat besar bagai para politisi, dan juga sumber finansial yang sangat berkecukupan untuk relasi masyarakat dan melobi politik.</p>
<p>Karena jangkauan internasional dan mobilitas PMN, wilayah dalam negara, dan negara sendiri, harus berkompetisi agar perusahaan ini dapat menempatkan fasilitas mereka (dengan begitu juga pajak pendapatan, lapangan kerja, dan aktivitas eknomi lainnya) di wilayah tersebut. Untuk dapat berkompetisi, negara-negara dan distrik politik regional seringkali menawarkan insentif kepada PMN, seperti potongan pajak, bantuan pemerintah atau infrastruktur yang lebih baik atau standar pekerja dan lingkungan yang memadai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan_multinasional">http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan_multinasional</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=99&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/bisnis-internasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/tanggung-jawab-sosial-suatu-bisnis/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/tanggung-jawab-sosial-suatu-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 04:09:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[BAB II &#160; TANGGUNG JAWAB SOSIAL SUATU BISNIS &#160; &#160;  1.     Benturan Dengan Kepentingan Masyarakat &#160; John Elkington (1997) , merumuskan Triple Bottom Line  atau tiga faktor  utama operasi perusahaan dalam kaitannya dengan lingkungan dan manusia, yaitu faktor manusia dan masyarakat (people), faktor ekonomi dan keuntungan (profit), serta faktor lingkungan (Planet). Ketika faktor ini juga terkenal dengan sebutan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=96&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BAB II</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>TANGGUNG JAWAB SOSIAL SUATU BISNIS</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<table width="474" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="99%"><strong><a href="http://www.arthagrahapeduli.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=1009%3Aetika-bisnis-dan-tanggung-jawab-sosial-perusahaan&amp;catid=52%3Aumum&amp;Itemid=57&amp;lang=in"><br />
</a></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="99%"><strong> </strong><strong>1.     </strong><strong>Benturan Dengan Kepentingan Masyarakat</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<table width="488" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="562">John Elkington (1997) , merumuskan <em>Triple Bottom Line</em>  atau tiga faktor  utama operasi perusahaan dalam kaitannya dengan lingkungan dan manusia, yaitu faktor manusia dan masyarakat (people), faktor ekonomi dan keuntungan (profit), serta faktor lingkungan (Planet). Ketika faktor ini juga terkenal dengan sebutan triple-P (3P) yaitu <em>people, profit and planet</em>. Ketiga faktor ini berkaitan satu sama lain. Masyarakat tergantung pada ekonomi; ekonomi dan keuntungan perusahaan tergantung pada  masyarakat dan lingkungan, bahkan ekosistem global. Inilah yang sering disebut sebagai tanggung jawab sosial perusahaan</p>
<p>(Corporate Social Responsibility ), suatu paham yang menyatakan bahwa perusahaan mempunyai kewajiban terhadap kelompok–kelompok  masyarakat  selain dari para pemilik perusahaan dan di luar yang ditentukan oleh undang-undang. Walaupun bisnis tidak dapat diharapkan 100 persen mengambil seluruh tanggung jawab sosial yang begitu luas permasalhannya, namun  mereka tidak dapat menutup mata terhadap perlunya perubahan sosial. Kerja sama yang aktif dengan intitusi pemerintah dalam berbagai level serta dukungan dan partisipasi anggota masyarakat lewat LSM dan yang lainnya dalam mengatasi isu-isu dan realita masalah sosial di masyarakat merupakan suatu harapan umum dan bagian dari tanggung jawab bisnis masa kini dan yang akan datang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2.     </strong><strong>Dorongan Tanggung Jawab Sosial</strong></p>
<p>Tanggung jawab sosial dunia usaha dipengaruhi oleh berbagai kekuatan, yaitu norma sosial dan budaya, hukum serta regulasi, praktik dan budaya organisasi. Jadi, boleh dikatakan dia terbentuk karena dorongan kemanfaatan, moralitas, dan keadilan.</p>
<p>Dalam perspektif  usaha  jangka panjang yang harus lebih  diperhatikan perusahaan adalah  kesadaran akan segudang  tanggung jawab sosial perusahaan  sebagai  kewajiban organisasi  usaha  dalam rangka untuk melindungi lingkungan dan memajukan masyarakat di mana organisasi  dan pasar  perusahaan berada .Tanggung jawab sosial dunia bisnis bukanlah bentuk tanggung jawab yang dipaksakan apalagi atas dasar tekanan, ancaman, atau paksaan, melainkan tanggung jawab yang didasari kaidah moral, komitmen sosial, dan etika bisnis yaitu suatu tuntutan mengenai perilaku, sikap dan tindakan yang diakui, sehubungan suatu jenis kegiatan usaha suatu perusahaan terkait  penerapan tanggung jawab sosial suatu perusahaan  yang timbul dari dalam perusahaan itu sendiri .</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.arthagrahapeduli.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=1009:etika-bisnis-dan-tanggung-jawab-sosial-perusahaan&amp;catid=52:umum&amp;Itemid=57%E2%8C%A9=in">http://www.arthagrahapeduli.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=1009:etika-bisnis-dan-tanggung-jawab-sosial-perusahaan&amp;catid=52:umum&amp;Itemid=57&amp;lang=in</a><strong></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3.     </strong><strong>Etika Bisnis</strong></p>
<p>Secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah suatu cara dalam melakukan kegiatan usaha dengan memperhatikan  seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, industri dan juga masyarakat. Kesemuanya ini merupakan suatu kesatuan yang  mencakup bagaimana kita menjalankan usaha  secara adil (fairness), sesuai dengan hukum yang berlaku (legal) serta tidak tergantung pada kedudukani individu ataupun perusahaan di masyarakat.Etika bisnis dapat diartikan  lebih luas dari ketentuan yang diatur oleh hukum, bahkan bisa  merupakan standar yang lebih tinggi dibandingkan standar minimal ketentuan hukum, karena dalam kegiatan bisnis seringkali kita temukan transaksi dan kegiatan yang tidak diatur oleh ketentuan hukum.</p>
<p>Etika sebagai rambu-rambu dalam suatu kelompok masyarakat akan dapat membimbing dan mengingatkan anggotanya kepada suatu tindakan yang terpuji (good conduct) yang harus selalu dipatuhi dan dilaksanakan.</p>
<p><strong>Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain ialah :</strong></p>
<ul>
<li><strong>Pengendalian diri </strong></li>
<li><strong>Pengembangan tanggung jawab sosial (social responsibility) </strong></li>
<li><strong>Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi </strong></li>
<li><strong>Menciptakan persaingan yang sehat </strong></li>
<li><strong>Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan&#8221; </strong></li>
<li><strong>Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi dan Komisi) </strong></li>
<li><strong>Mampu menyatakan yang benar itu benar </strong></li>
<li><strong>Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha kebawah </strong></li>
<li><strong>Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama </strong></li>
<li><strong>Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati </strong></li>
<li><strong>Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hukum positif yang berupa peraturan perundang-undangan </strong></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><a href="http://blog.trisakti.ac.id/anitarosmalina/files/2011/12/etika-bisnis-coba.pdf">http://blog.trisakti.ac.id/anitarosmalina/files/2011/12/etika-bisnis-coba.pdf</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="562"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>4. Bentuk-bentuk Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis</strong></p>
<p>Penjabaran dari kepedulian sosial dari suatu bisnis berbentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial bisnis. Sejalan dengan itu dapat dilihat bahwa semakin tinggi tingkat kepedulian sosial suatu bisnis maka semakin mengingkat pula pelaksanaan praktek bisnis etika dalam masyarakat.beberapa bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial yang dapat kita temui di Indonesia adalah :</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>Pelaksanaan hubungan industrial pancasila ( HIP )</strong></li>
</ul>
<p>Kesepakatan Kerja Bersama ( KKB ) merupakan bentuk pelaksanaan yang telahbanyak dijalankan pengusahan dengan karyawannya dan dituangkan dalam buku.Dimana diatur kewajiban dan hak masing-masing pihak. Beberapa contoh hakkaryawan adalah cuti, tunjangan hari raya,dan pakaian kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>Analisis mengenai dampak lingkungan ( AMDAL )</strong></li>
</ul>
<p>Penangan limbah industry sebagai bagian dari produksi sebagai bentuk partisipasilingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>Penerapan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja ( K3 )</strong></li>
</ul>
<p>Penekanan pada factor keselamatan pekerja dengan mempergunakan alat-alat yangberfungsi menjaga keselamatan, seperti topi pengaman,masker pelindung maupunpakaian khusus lainya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>Perkebunan inti rakyat ( PIR )</strong></li>
</ul>
<p>System perkebunan yang melibatkan besar milik Negara dan kecil milik masyarakat.Perkebunan besar berfungsi sebagai inti dan motor penggerak perkebunan dimanasemua bahan bakunya diambil dari perkebunan kecil di sekitarnya yang berfungsisebagai plasma.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>System bapak angkat dan anak-anak angkat</strong></li>
</ul>
<p>System ini melibatkan pengusaha besar yang mengangkat pengusahakecil/menengah mitra kerja yang harus mereka bina terkadang hal ini menyebabkanmasalah kepada pengusaha oleh karena itu dibutuhkan kesadaran tinggi dalampelaksannanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.scribd.com/doc/76498860/BAB-13-Tanggung-Jawab-Sosial-Suatu-Bisnis">http://www.scribd.com/doc/76498860/BAB-13-Tanggung-Jawab-Sosial-Suatu-Bisnis</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=96&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/25/tanggung-jawab-sosial-suatu-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akuntansi dan Laporan Keuangan</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/akuntansi-dan-laporan-keuangan/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/akuntansi-dan-laporan-keuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[BAB IV AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN   1. DEFINISI AKUNTANSI Definisi akuntansi dapat dilihat dari 2 (dua) sudut pandang yaitu: 1.      Fungsi dan Kegunaan Akuntansi merupakan aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan. 2.      Proses Kegiatan Akuntansi adalah seni mencatat, mengklasifikasi dan mengikhtisarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=92&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAB IV</strong></p>
<p><strong>AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>1. DEFINISI AKUNTANSI</strong></p>
<p>Definisi akuntansi dapat dilihat dari 2 (dua) sudut pandang yaitu:</p>
<p>1.      Fungsi dan Kegunaan</p>
<p>Akuntansi merupakan aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan.</p>
<p>2.      Proses Kegiatan</p>
<p>Akuntansi adalah seni mencatat, mengklasifikasi dan mengikhtisarkan transaksi-ttransaksi kejadian yang sekurang-kurangnya atau sebagaian bersifat keuangan dengan cara menginterpretasikan hasil-hasilnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://ciku.typepad.com/blog/2009/12/definisi-akuntansi.html">http://ciku.typepad.com/blog/2009/12/definisi-akuntansi.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2. FUNGSI AKUNTANSI</strong></p>
<ul>
<li><strong>Fungsi dasar Akuntansi</strong></li>
</ul>
<p># Menciptakan sistem akuntansi</p>
<p># Membuat prosedur untuk mencatat, menggolongkan dan memeasukan secara singkat transaksi-transaksi perusahaan</p>
<p># Memberikan laporan/keterangan pada manajemen untuk penyusunan anggaran dan pengendalian aktiva dan pengambilan keputusan</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>Fungsi Akuntansi</strong></li>
</ul>
<p><strong></strong># Menyiapkan metode dan standar untuk mengukur ongkos yang telah dikeluarkan</p>
<p>#  Melaporkan data akuntansi</p>
<p>#  Menafsirkan data akuntansi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><cite><a href="http://www.fe.unpad.ac.id/elearning_fe/dosen/.../Fungsi%20Akuntansi.ppt">www.fe.unpad.ac.id/elearning_fe/dosen/&#8230;/<strong>Fungsi</strong>%20<strong>Akuntansi</strong>.ppt</a></cite></p>
<p><cite> </cite></p>
<p><strong>3. PIHAK PIHAK YANG BERKEPENTINGAN DALAM AKUNTANSI</strong></p>
<p><strong>1. Pemilik Perusahaan </strong></p>
<p>Sangat berkepentingan terhadap laporan tersebut, pemilik perusahaan akan dapat menilai sukses tidaknya manajer dalam memimpin perusahaan dan kesusksesan seorang manajer biasanya diukur dengan laba yang diperoleh perusahaan. Dengan kata lain laporan keuangan diperlukan oleh pemilik perusahaan untuk menilai kemungkinan hasil-hasil yang akan dicapai dimasa yang akan datang sehingga bisa menaksir bagian keuntungan yang akan diterima.</p>
<p><strong>2. Manajer atau pimpinan perusahaan </strong></p>
<p>Dengan mengetahui posisi keuangan perusahaan periode yang baru lalu akan dapat menyusun rencana yang lebih baik, memperbaiki sistem pengawasannya dan menentukan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang lebih tepat. Bagi manajemen yang penting adalah bahwa laba yang dicapai cukup tinggi, cara kerja efesien, aktifa aman dan terjaga baik, struktur permodalan sehat dan bahwa perusahaan mempunyai rencana yang lebih baik mengenai hari depan, baik dibidang keuangan maupun dibidang operasi.</p>
<p><strong>3. Para Investor </strong></p>
<p>Banker maupun para kreditur lainnya sangat berkepentingan atau memerlukan laporan keuangan perusahaan dimana mereka menanamkan modalnya. Mereka ini berkepentingan terhadap prosepek-prospek dimana mendatang dan perkembangan perusahaan selanjutnya, untuk mengetahui kondisi kerja atau kondisi keuangan jangka pendek perusahaan tersebut. Dari hasil analisa tersebut para investor, bankers dan para kreditur lainnya akan dapat menentukan langkah-langkah yang harus ditempuhnya.</p>
<p><strong>4. Para Kreditur dan Bankers</strong></p>
<p>Sebelum mengambil keputusan untuk memberi atau menolak permintaan kredit dari suatu perusahaan perlu mengetahui terlebih dahulu posisi keuangan perusahaan yang bersangkutan, posisi atau keadaan keuangan perusahaan pemintaan kredit akan dapat diketahui melalui penganalisaan laporan keuangan perusahaan tersebut.</p>
<p><strong>5. Pemerintah </strong></p>
<p>Pemerintah sangat berkepentingan terhadap laporan perusahaan tersebut, disamping untuk menentukan besarnya pajak yang harus ditanggung perusahaan juga sangat diperlukan oleh biro pusat statistik, dinas perindustrian, perdagangan dan tenaga kerja untuk dasar perencanaan penerintah. Laporan keuangan akan sangat penting bagi buruh terutama bagi perusahaan yang biasa memberikan bonus atau premi tiap-tiap akhir periode.</p>
<p>Jadi melalui laporan keuangan akan dapat dinilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendek, stuktur modal perusahaan, distribusi aktivanya, keefektifan penggunaan aktiva, hasil usaha atau pendapatan yang telah dicapai, beban-beban tetap yang harus dibayar serta nilai-nilai buku tiap lembar saham perusahaan yang bersangkutan.<br />
Sumber: <a href="http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2112809-pihak-yang-berkepentingan-pada-posisi/#ixzz1d7lLQnyj">http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2112809-pihak-yang-berkepentingan-pada-posisi/#ixzz1d7lLQnyj</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>4. PENGERTIAN DAN ISI LAPORAN KEUANGAN</strong></p>
<p>Pengertian laporan keuangan menurut Baridwan (1992 : 17) laporan keuangan merupakan ringkasan dari suatu proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama dua tahun buku yang bersangkutan.</p>
<p>Menurut Sundjaja dan Barlian (2001 : 47) laporan keuangan adalah suatu laporan yang menggambarkan hasil dari proses akuntansi yang digunakan sebagai alat <a href="http://jurnal-sdm.blogspot.com/2007/12/komunikasi-arti-fungsi-dan-bentuk.html">komunikasi</a> untuk pihak-pihak yang berkepentingan dengan data keuangan atau aktivitas perusahaan.</p>
<p>Sedangkan definisi laporan keuangan menurut Munawir (1991 : 2) laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan.</p>
<p>Dapat disimpulkan laporan keuangan adalah laporan akuntansi utama yang mengkomunikasikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan ekonomi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/laporan-keuangan-pengertian-dan-dasar.html">http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/laporan-keuangan-pengertian-dan-dasar.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Laporan keuangan terdiri dari :</strong></p>
<ul>
<li>Laporan laba rugi yaitu laporan mengenai penghasilan, biaya, laba-rugi yang diperoleh suatu perusahaan selama periode tertentu.</li>
<li>Neraca yaitu laporan mengenai aktiva, hutang dan modal dari perusahaan pada suatu saat tertentu.<br />
a. Aktiva, dibagi menjadi dua yaitu :<br />
- Jangka panjang, yaitu jangka waktu lebih dari 1 tahun<br />
- Jangka pendek, yaitu jangka waktu 1 tahun atau kurang dari 1 tahun.<br />
b. Hutang dapat diklasifikasikan menjadi :<br />
- Dijamin penuh, kreditor yang diberi jaminan sama atau lebih dari besarnya<a href="http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/05/restrukturisasi-hutang-alasan-proses.html"> hutang</a>.<br />
- Dijamin sebagian, kreditor yang diberi jaminan kurang dari besarnya hutang<br />
- Kreditur tidak dijamin, kreditor yang tidak diberi jaminan dalam bentuk barang-barang tertentu.</li>
<li> Laporan laba ditahan yaitu daftar kumulatif laba yang berasal dari tahun-tahun sebelumnya dan tahun berjalan yang tidak dibagikan sebagai deviden.</li>
<li>Laporan arus kas yang menunjukkan operasi perusahaan, <a href="http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/05/investasi-pengertian-dasar-jenis-dan.html">investasi</a>, dan aliran kas pembiayaan.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>5. BENTUK NERACA DAN LAPORAN LABA RUGI</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>v  Laporan laba rugi dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu single step dan multiple step.</p>
<ul>
<li><strong>Single Step/Langsung.</strong></li>
</ul>
<p>Laporan single step/langsung yaitu laporan laba rugi di mana semua pendapatan dijumlahkan menjadi satu, demikian juga untuk bebannya, kemudian dicari selisihnya untuk mengetahui laba atau rugi.</p>
<ul>
<li><strong>Multiple Step (Bertahap)</strong></li>
</ul>
<p>Laporan laba rugi bentuk multiple step (bertahap) adalah laporan laba rugi dengan mengelompokkan atau memisahkan antara pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, dan memisahkan pula antara beban usaha dan beban di luar usaha, baru kemudian dicari selisihnya sehingga akan diperoleh laba atau rugi usaha.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/03/laporan-keuangan-perusahaan-dagang.html">http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/03/laporan-keuangan-perusahaan-dagang.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p># Neraca dapat disusun dalam dua bentuk yaitu bentuk skontro dan bentuk staffel.</p>
<ul>
<li><strong>Bentuk skontro,</strong> artinya menyusun harta pada sisi kiri dan utang pada sisi kanan atau bersebelahan.</li>
<li><strong>Sedangkan bentuk staffel</strong> sering disebut dengan <strong>bentuk laporan</strong>, yaitu menempatkan harta pada bagian atas neraca dan utang dengan modal di bagian bawahnya, posisinya tidak seperti skontro.</li>
</ul>
<p><em> </em><a href="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/bentuk-neraca/">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/bentuk-neraca/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>6. TUJUAN LAPORAN KEUANGAN</strong></p>
<p>Tujuan laporan keuangan menurut A Statement of Basic Accounting Theory (ASOBAT) dalam Sofyan Syafri Harahap (2000 : 6), merumuskan empat tujuan laporan keuangan sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Membuat keputusan yang menyangkut penggunaan kekayaan yang terbatas dan untuk menetapkan tujuan.</li>
<li>Mengarahkan dan mengontrol secara efektif sumber daya manusia dan faktor produksi lainnya.</li>
<li>Memelihara dan melaporkan pengamanan terhadap kekayaan.</li>
<li>Membantu fungsi dan pengawasan sosial.</li>
</ul>
<p>Lebih lanjut menurut APB Statement No.4 dalam Sofyan Syafri Harahap (2000 : 99), menyatakan bahwa tujuan laporan keuangan dapat digolongkan sebagai berikut :</p>
<p><strong>1. Tujuan Khusus</strong><br />
Tujuan khusus dari laporan keuangan adalah untuk menyajikan posisi keuangan, hasil usaha dan perubahan posisi keuangan lainnya secara wajar sesuai dengan GAAP (General Accepted Accounting Principle).</p>
<p><strong>2. Tujuan Umum</strong><br />
a. Memberikan informasi yang terpercaya tentang sumber-sumber ekonomi, dan kewajiban perusahaan dengan maksud :<br />
(1) Untuk menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan.<br />
(2) Untuk menunjukkan posisi keuangan dan investasinya.<br />
(3) Untuk menilai kemampuan perusahaan untuk menyelesaikan hutang-hutangnya.<br />
(4) Menunjukkan kemampuan sumber-sumber kekayaannya yang ada untuk pertumbuhan perusahaan.<br />
b. Memberikan informasi yang terpercaya tentang sumber kekayaan bersih yang berasal dari kegiatan usaha dalam mencari laba dengan maksud :<br />
(1) Memberikan gambaran tentang deviden yang diharapkan pemegang saham.<br />
(2) Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban kepada kreditur, supplier, pegawai, pajak, pengumpulan dana untuk pelunasan.<br />
(3) Memberikan informasi kepada manajemen untuk digunakan dalam pelaksanaan fungsi perencanaan dan pengawasan.<br />
(4) Menunjukkan tingkat kemampuan perusahaan mendapatkan laba dalam jangka panjang.</p>
<p>c. Memberikan informasi keuangan yang dapat digunakan untuk menaksirkan potensi perusahaan dalam menghasilkan laba.<br />
d. Memberikan informasi yang diperlukan lainnya tentang perubahan harta dan kewajiban.<br />
e. Mengungkapkan informasi relevan lainnya yang dibutuhkan para pemakai laporan keuangan.</p>
<p><strong>3. Tujuan Kualitatif</strong><br />
Adapun tujuan kualitatif dari laporan keuangan yaitu sebagai berikut :<br />
a. Relevance, yaitu memilih informasi yang benar-benar dapat membantu pemakai laporan dalam proses pengambilan keputusan.<br />
b. Understandability, yaitu informasi yang dipilih untuk disajikan bukan saja penting tetapi juga harus dimengerti oleh para pemakainya.<br />
c. Verifiability, yaitu hasil akuntansi itu harus dapat diperiksa oleh pihak lain akan menghasilkan pendapatan yang sama.<br />
d. Neutrality, yaitu laporan akuntansi itu harus netral terhadap pihak-pihak yang berkepentingan. Informasi dimaksudkan untuk pihak umum bukan pihak-pihak tertentu saja.<br />
e. Timelines, yaitu laporan akuntansi hanya bermanfaat untuk pengambilan keputusan apabila diserahkan pada saat yang sama.<br />
f. Comparability, yaitu informasi akuntansi harus dapat saling dibandingkan artinya akuntansi harus memiliki prinsip yang sama baik untuk suatu perusahaan maupun perusahaan lain.<br />
g. Completeness, yaitu informasi akuntansi yang dilaporkan harus mencakup semua kebutuhan yang layak dari pemakai.<br />
Sumber: <a href="http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/2063100-tujuan-laporan-keuangan/#ixzz1hz2un663">http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/2063100-tujuan-laporan-keuangan/#ixzz1hz2un663</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=92&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/akuntansi-dan-laporan-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manajemen Keuanganan Perusahaan</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/manajemen-keuangan-perusahaan/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/manajemen-keuangan-perusahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:35:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[BAB II MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN &#160; PERAN DAN TANGGUNG JAWAB MANAJER KEUANGAN Manajemen keuangan merupakan menajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi begaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund). Manajer keuangan berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva dan memilih sumber-sumber dana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=89&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAB II</strong></p>
<p><strong>MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><a href="http://kumpulan-artikel-ekonomi.blogspot.com/2009/07/peran-manajemen-keuangan.html">PERAN DAN TANGGUNG JAWAB MANAJER KEUANGAN</a></strong></p>
<p>Manajemen keuangan merupakan menajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi begaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund). Manajer keuangan berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva dan memilih sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva tersebut. Untuk memperoleh dana, manajer keuangan bisa memperolehnya dari dalam maupun luar perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari pasar modal, bisa berbentuk hutang atau modal sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tugas manajer keuangan adalah merencanakan untuk memaksimumkan nilai perusahaan. Kegiatan penting lainnya yang harus dilakukan manajer keuangan menyangkut empat aspek yaitu :</p>
<ol start="1">
<li>Manajer keuangan harus bekerjasama dengan para manajer lainnya yang bertanggung jawab atas perencanaan umum perusahaan.</li>
<li>Manajer kuangan harus memusatkan perhatian pada berbagai keputusan investasi dan pembiayaan, dan berbagai hal yang berkaitan dengannya</li>
<li>Manajer keuangan harus bekerjasama dengan para manajer di perusahaan agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin</li>
<li>Manajer keuangan harus mampu menghubungkan perusahaan dengan pasar keuangan, dimana perusahaan dapat memperoleh dana dansuratberharga perusahaan dapat diperdagangkan.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aspek penting lain dari tujuan perusahaan dan tujuan manajemen keuangan adalah pertimbangan terhadap tanggung jawab sosial yang dapat dilihat dari empat segi yaitu :</p>
<ol start="1">
<li>Jika manajemen keuangan menuju pada memeksimalisasi harga saham, maka diperlukan manajemen yang baik dan efisien sesuai dengan permintaan konsumen.</li>
<li>Perusahaan yang berhasil selalu menempatkan efisiensi dan inovasi sebagai prioritas, sehingga menghasilkan produk baru, penemuan teknologi baru dan perluasan lapangan pekerjaan</li>
<li>Faktor-faktor luar seperti pencemaran lingkungan, jaminan keamanan produk dan keselamatan kerja menjadi lebih penting untuk dipertimbangkan. Fluktuasi disemua tingkat kegiatan bisnis dan perubahan-perubahan yang terjadi pada kondisi pasar keuangan merupakan aspek penting dari lingkungan luar.</li>
<li>Kerjasama antara industri dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan peraturan yang mengatur tentang perilaku perusahaan, dan sebaliknya perusahaan mematuhi peraturan tersebut. Tujuan perusahaan pada dasarnya adalah memeksimumkan nilai perusahaan dengan pertimbangan teknis.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada dasarnya tujuan manajemen keuangan adalah memaksimumkan nilai perusahaan. Tujuan manajemen keuangan dinyatakan dalam bentuk maksimalisasi nilai saham kepemilikan perusahaan, atau memaksimalisasikan harga saham. Tujuan memaksimumkan harga saham tidak berarti bahwa para manajer harus berupaya mencari kenaikan nilai saham dengan mengorbankan para pemegang obligasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>http://kumpulan-artikel-ekonomi.blogspot.com/2009/07/peran-manajemen-keuangan.html</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>PERENCANAAN KEUANGAN</strong></p>
<p>Perencanaan keuangan adalah proses dari;</p>
<ul>
<li>Menganalisis pendanaan dan pilihan investasi yang terbuka bagi perusahaan.</li>
<li>Memproyeksikan konsekuensi masa yang akan datang akibat keputusan saat ini, guna menghidari hal-hal yang tidak terduga dan hubungan antara keputusan saat ini dan masa yang akan datang.</li>
<li>Menentukan alternatif mana yang akan dipilih</li>
<li>Mengukur hasil selanjutnya terhadap tujuan dalam rencana keuangan.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Syarat untuk perencanaa yang efektif :</p>
<ul>
<li>Peramalan</li>
<li>Menemukan rencana yang optimal</li>
<li>Melihat rencana keuangan yang berjalan.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Model Perencanaan keuangan</p>
<p><strong>(Richard A. Brealey, Stewart C. <em>Myers, Principal of Corporate Finance, 710)</em></strong></p>
<p>1)      <span style="text-decoration:underline;">Income Statement Equations</span></p>
<p>1. REV = forecast by model user</p>
<p>2. CGS = a1 REV</p>
<p>3. INT = a2 D (a2= interest rate)</p>
<p>4. TAX = a3 (REV – CGS – INT) (a3 = tax rate)</p>
<p>5. NET = REV – CGS – INT – TAX</p>
<p>(Accounting identity)</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p>2)      <span style="text-decoration:underline;">SOURCES AND USES STATEMENT EQUATIONS</span></p>
<p>1. DEP = a4 FA</p>
<p>2. ΔD = ΔNWC + INV + DIV – NET – DEP – SI (accounting indentity)</p>
<p>3. SI = value specified by model user</p>
<p>4. ΔNWC = NWC – NWC(-1) (accounting indentity)</p>
<p>5. INV = DEP + FA – FA(-1) (accounting indentity)</p>
<p>6. DIV = a5 (NET) (a5 = dividend payout ratio)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3)      <span style="text-decoration:underline;">BALANCE SHEET EQUATIONS</span></p>
<p>1. NWC = a6 REV</p>
<p>2. FA = a7 REV</p>
<p>3. D = ΔD + D(-1) (accounting identity)</p>
<p>4. E = E(-1) + NET – DIV + SI (accounting indentity)</p>
<p><strong>Keterangan</strong></p>
<p>REV = Revenue</p>
<p>CGS = Cost of Googs Sold</p>
<p>INT = Interest</p>
<p>D = Debt</p>
<p>NET = Net Income</p>
<p>DEP = Depresiasi</p>
<p>FA = Fixed Assets</p>
<p>NWC = Net Working Capital</p>
<p>INV = Investment</p>
<p>DIV = Dividends</p>
<p>SI = Stock issue</p>
<p>(-1) = tahun sebelumnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=89&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/manajemen-keuangan-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsep Nilai Waktu dari Uang</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/konsep-nilai-waktu-dari-uang/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/konsep-nilai-waktu-dari-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 15:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[BAB I KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG Nilai uang saat ini lebih berharga dari pada saat nanti. Orang akan lebih menyukai menerima jumlah uang yang sama pada saat ini dari pada masa yang akan dating. Sebaliknya lebih suka membayar jumlah yangsama saat nanti daripada saat ini. 1.     NILAI YANG AKAN DATANG ( FUTURE VALUE ) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=83&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BAB I</p>
<p><strong>KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG</strong></p>
<p>Nilai uang saat ini lebih berharga dari pada saat nanti. Orang akan lebih menyukai menerima jumlah uang yang sama pada saat ini dari pada masa yang akan dating. Sebaliknya lebih suka membayar jumlah yangsama saat nanti daripada saat ini.</p>
<p><strong>1.     </strong><strong>NILAI YANG AKAN DATANG ( <em>FUTURE VALUE</em> )</strong></p>
<p>Nilai uang di masa datang, jumlahnya akan lebih besar dari nilai uang saat ini. Besarnya selisih uang tersebut ditentukan oleh bunga bank yang berlaku, jumlah uang yang disimpan dan jumlah tahun penyimpanan.</p>
<p>Prinsip perhitungannya digunakan bunga majemuk ( compound interest factor ). Future Value (FV) digunakan untuk menghitung nilai investasi yang akan dating berdasarkan tingkat suku bunga dan angsuran yang tetap selama periode tertentu. Untuk menghitung FV bisa menggunakan fungsi fv() yang ada dimicrosoft excel.Adalimaparameter yang ada dalam fungsi fv(), yaitu :</p>
<p>* Rate, tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.<br />
* Nper, jumlah angsuran yang dilakukan.<br />
* Pmt, besar angsuran yang dibayarkan.<br />
* Pv, nilai saat ini yang akan dihitung nilai akan datangnya.<br />
* Type, jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.</p>
<p>Yang perlu diperhatikan dalam penggunakan fungsi fv() adalah satuan untuk parameter rate, nper dan pmt haruslah sama, jika satuannya bulan maka harus bulan semua, jika ada yang bersatuan tahun maka harus dikonversi ke satuan bulan.</p>
<p><strong>2.     </strong><strong>NILAI SEKARANG ( <em>PRESENT VALUE</em> )</strong></p>
<p>Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa akan datang. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel.Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(), yaitu :</p>
<p>* Rate, tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.<br />
* Nper, jumlah angsuran yang dilakukan.<br />
* Pmt, besar angsuran yang dibayarkan.<br />
* Fv, nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya.<br />
* Type, jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.</p>
<p>Contoh  :</p>
<p>Saat pensiun 25 tahun lagi saya ingin punya uang 1.000.000.000, berapakah nilai uang 1.000.000.000 saat ini, dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit, misal 8% per tahun, dengan menggunakan fungsi pv() masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :</p>
<p>* Rate = 8%<br />
* Nper = 25<br />
* Pmt = 0, tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya<br />
* Fv = 1000000000<br />
* Type = 0</p>
<p>Dari masukan diatas maka akan didapat nilai -146,017,904.91</p>
<p>Kenapa minus, sekali lagi itu sebagai tanda cash flow, untuk mendapatkan uang 1.000.000.000 25 tahun lagi maka saya harus mengeluarkan uang sebesar 146,017,904.91 saat ini atau dengan kata lain uang 1.000.000.000 25 tahun lagi sama nilainya dengan uang 146,017,904.91 saat ini, dengan asumsi inflasi konsisten sebesar 8% setiap tahun selama 25 tahun.</p>
<p>Sama halnya dengan fungsi fv(), fungsi pv() harus menggunakan satuan yang sama untuk parameter rate, n(per) dan pmt, apabila bersatuan tahun maka harus tahun semua dan apabila ada yang bersatuan bulan maka harus dikonversi ke satuan tahun.</p>
<p><a href="http://www.annangmustofa.com/ekonomi-dan-keuangan/present-value-vs-future-value/">http://www.annangmustofa.com/ekonomi-dan-keuangan/present-value-vs-future-value/</a></p>
<p><strong>3.     </strong><strong>HUBUNGAN NILAI MASA  AKAN DATANG DENGAN NILAI SEKARANG</strong></p>
<p>Dalam mencari nilai masa akan datang dan nilai sekarang sama-sama menggunakan tabel. Dimana untuk mencari nilai sekarang (PV) menggunakan tabel PV IF  dalam tingkat bunga (i) dan waktu (n). sedangkan untuk mencari nilai masa akan datang menggunakan tabel FV IF dalam tingkat bunga (i) dan waktu (n). dari hasil nilai berdasarkan kedua tabel tersebut, sebenarnya nilai sekarang merupakan kebalikan dari tingkat bunga untuk mencari nilai masa akan datang.</p>
<p>Adapun kalau dirumuskan secara singkat nilai dari tingkat bunga kedua nilai tersebut adalah :</p>
<p>PV IF i,n = 1/ FV IF (i),(n)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>4. ANUITAS</strong></p>
<p>Anuitas adalah sejumlah pembayaran yang sama besarnya, yang dibayarkan setiap akhir jangka waktu, dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran.</p>
<p>Jika besarnya anuitas adalah A, angsuran periode ke-n dinyatakan dengan a<sub>n</sub>, dan  bunga periode ke-n adalah b<sub>n</sub>, maka diperoleh hubungan:</p>
<p style="text-align:center;"> <strong>A = a<sub>n</sub> + b<sub>n</sub>    ,   n = 1,2,3,..</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=83&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/konsep-nilai-waktu-dari-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manajemen Produksi</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/manajemen-produksi/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/manajemen-produksi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 15:14:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[BAB III MANAJEMEN PRODUKSI PERKEMBANGAN MANAJEMEN Manajemen produksi berkembang pesat karena adanya faktor : –         Adanya pembagian kerja (division of labour) dan spesialisasi Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi dengan biaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=78&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAB III</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">MANAJEMEN PRODUKSI</span></strong><strong></strong></p>
<p><strong>PERKEMBANGAN MANAJEMEN</strong></p>
<p>Manajemen produksi berkembang pesat karena adanya faktor :</p>
<p>–         Adanya pembagian kerja (division of labour) dan spesialisasi Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi dengan biaya yang tidak tinggi juga.</p>
<p>–         Revolusi Industri merupakan suatu peristiwa penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Dampaknya pengusaha besar dapat meningkatkan perdagangannya, sedangkan pengusaha kecil dengan peralatan kerja yang masih kuno dan sederhana menjadi terdesak karena tidak bisa mengikuti perkembangan. Industialisasi ini meningkatkan pengolahan hasil produksi, sehingga membutuhkan kegiatan pemasaran yang pesat dan baik.</p>
<p>–         Perkembangan alat dan tekhnologi yang mencakup penggunaan komputer, sehingga pada banyak hal manajer produksi mengintegrasikan teknologi canggih kedalam bisnis atau usahanya.</p>
<p>–         Perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencakup metode ilmiah, hubungan antar manusia, dan model keputusan. guna meningkatkan kualitas barang.</p>
<p>metode kerja terbaik dengan pendekatan sebagai berikut :</p>
<p>1.Pengamatan (observasi) atas metode kerja yang berlaku</p>
<p>2.Pengamatan terhadap metode kerja melalui pengukuran dan analisis ilmiah</p>
<p>3.pelatihan pekerja dengan metode baru</p>
<p>4.pemanfaatan umpan balik dalam pengelola atas proses kerja.<strong></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://blogdeta.blogspot.com/2009/03/manajemen-produksi.html">http://blogdeta.blogspot.com/2009/03/manajemen-produksi.html</a></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>PENGERTIAN MANAJEMEN PRODUKSI</strong></p>
<p>Manajemen produksi merupakan kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber daya seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya alat dan sumber daya dana serta bahan secara efektif dan efisien, untuk menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang atau jasa.</p>
<p>pksm.mercubuana.ac.id/new/&#8230;/files&#8230;/93018-7-461763197235.doc</p>
<p><strong>PENGERTIAN PRODUKSI</strong></p>
<p>Produksi adalah penciptaan atau penambahan nilai suatu barang, bentuk, waktu dan tempat atas faktor-faktor produksi sehingga lebih bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan manusia.</p>
<p><strong>PROSES PRODUKSI</strong></p>
<ul>
<li>Kelangsungan hidup</li>
</ul>
<p>Ø Produksi terus-menerus</p>
<p>Dilakukan sebagai proses untuk mengubah bentuk barang-barang. Dalam proses produksi ini walaupun terjadi perubahan model, susunan dan funsi alat-alat mesin yang dipakai tidaklah berubah.</p>
<p>Ø Produksi yang terputus-putus</p>
<p>Proses produksi ini dilakukan berdasarkan pesanan sehingga harus mengatur kembali alat-alat, mengubah alat-alat, dan penyesuaian terus-menerus yang dilakukan sesuai dengan tuntutan produk yang dihasilkan.</p>
<ul>
<li>Teknik<strong></strong></li>
</ul>
<p>a. Proses Ekkstraktif</p>
<p>suatu proses pengambilan secara langsung dari alam. contohnya : kayu, ikan dan pertambangan.</p>
<p>b. Proses analitis</p>
<p>suatu proses pemisahan bahan-bahan. contohnya : minyak mentah diubah menjadi minyak bersih.</p>
<p>c. Proses Pengubahan</p>
<p>proses perubahan bentuk seperti perabotan rumah tangga.</p>
<p>d. Proses Sintetis</p>
<p>proses mencampur dengan bahan-bahan lain seperti bahan kimia.</p>
<p>pksm.mercubuana.ac.id/new/&#8230;/files&#8230;/93018-7-461763197235.doc</p>
<p><strong>PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MANAJEMEN PRODUKSI</strong></p>
<p>Dilihat dari kondisi keputusan yang harus diambil, dibedakan menjadi :</p>
<ul>
<li>Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti</li>
<li>Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko</li>
<li>Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti</li>
<li>Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena</li>
<li>pertentangan dengan keadaan lain.</li>
</ul>
<p>Bidang Produksi Mempunyai 5 Tanggung Jawab keputusan Utama, yaitu :</p>
<ul>
<li>Proses</li>
</ul>
<p>Keputusan dalam proses ini menentukan proses fisik maupun fasilitas yang dipakai untuk memproduksi barang atau jasa.</p>
<ul>
<li>Kapasitas</li>
</ul>
<p>Keputusan ini dimaksudkan untuk menentukan besarnya kapasitas yang tepat dan penyediaan pada waktu yang tepat.</p>
<ul>
<li>Persediaan</li>
</ul>
<p>Manajer persediaan membuat keputusan keputusan dalam bidang produksi, menyangkut apa yang dipesan, berapa banyak jumlah pemesanan, dan kapan pemesanan dilakukan.</p>
<ul>
<li>Tenaga Kerja</li>
</ul>
<p>Penentuan dan pengelolaan tenaga kerja dianggap penting dalam manajemen produksi. Keputusan tentang tenaga kerja meliputi pengkajian, pelatihan, penempatan dan supervise.</p>
<ul>
<li>Mutu/Kualitas</li>
</ul>
<p>Ditandai dengan penekanan tanggung jawab yang besar terhadap mutu, kualitas barang maupun jasa yang dihasilkan.</p>
<p>pksm.mercubuana.ac.id/new/&#8230;/files&#8230;/93018-7-461763197235.doc</p>
<p><strong>RUANG LINGKUP MANAJEMEN PRODUKSI</strong></p>
<table width="99%" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="33%">
<p align="center">Perencanaan sistem produksi</p>
</td>
<td width="33%">
<p align="center">Sistem pengendalian produksi</p>
</td>
<td width="34%">
<p align="center">Sistem informasi produksi</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="33%">
<p align="center">● Perencanaan produksi</p>
</td>
<td width="33%">
<p align="center">● Pengendalian proses produksi</p>
</td>
<td width="34%">
<p align="center">● Struktur organisasi</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="33%">
<p align="center">● Perencanaan lokasi produksi</p>
</td>
<td width="33%">
<p align="center">● Pengendalian bahanbaku</p>
</td>
<td width="34%">
<p align="center">● Produksi atas dasar pesanan</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="33%">
<p align="center">● Perencanaan letak fasilitas produksi</p>
</td>
<td width="33%">
<p align="center">● Pengendalian tenaga kerja</p>
</td>
<td width="34%">
<p align="center">● Produksi untuk persediaan</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="33%">
<p align="center">● Perencanaan lingkungan kerja</p>
</td>
<td width="33%">
<p align="center">● Pengendalian biaya produksi</p>
</td>
<td width="34%"></td>
</tr>
<tr>
<td width="33%">
<p align="center">● Perencanaan standar produksi</p>
</td>
<td width="33%">
<p align="center">● Pengendalian kualitas pemeliharaan</p>
</td>
<td width="34%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>FUNGSI SERTA SISTEM PRODUKSI DAN OPERASI</strong></p>
<p>Fungsi produksi dan operasi</p>
<p>Ada empat fungsi penting dalam produksi dan operasi, yaitu :</p>
<ul>
<li>Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan.</li>
<li>Jasa penunjang, merupakan sarana berupa pengorganisasian yang diperlukan untuk penetapan teknik atau metode yang akan dijalankan sehingga dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif.</li>
<li>Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan operasi dan produksi yang akan dilakukan dalam suatu dasar waktu atau periode tertentu.</li>
<li>§ Pengendalian, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan yang sesuai dengan rencana, sehingga maksud dan tujuan penggunaan dan pengolahan masukan dapat dilaksanakan.</li>
</ul>
<p>pksm.mercubuana.ac.id/new/&#8230;/files&#8230;/93018-7-461763197235.doc</p>
<p>Sistem Produksi dan Operasi</p>
<p>Sistem produksi dan operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu, serta menyeluruh dalam penggabungan masukan dan pengeluaran.</p>
<p><a href="http://blogdeta.blogspot.com/2009/03/manajemen-produksi.html">http://blogdeta.blogspot.com/2009/03/manajemen-produksi.html</a></p>
<p><strong>LOKASI DAN LAYOUT PABRIK</strong></p>
<p><strong>Lokasi merupakan </strong>salah satu kegiatan awal yang harus dilakukan sebelum perusahaan mulai beroperasi. Penentuan lokasi yang tepat akan mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam melayani konsumen, mendapatkan bahan-bahan mentah yang cukup, mendapatkan tenaga kerja dengan mudah, serta memungkinkan diadakannya perluasan usaha.  Kesalahan dalam pemilihan lokasi akan mengakibatkan biaya transportasi yang tinggi, kekurangan tenaga kerja, kehilangan kesempatan dalam bersaing, tidak tersedianya bahan baku yang cukup.</p>
<p><strong>Perencanaan <em>layout</em></strong> merupakan salah satu tahap dalam perencanaan suatu fasilitas yang bertujuan untuk mengembangkan suatu sistem produksi yang efektif dan efisien. Tujuan penyusunan <em>layout</em> pada dasarnya untuk mencapai pemanfaatan peralatan pabrik yang optimal, penggunaan jumlah tenaga kerja yang minimum, kebutuhan persediaan yang rendah dan biaya produksi dan investasi modal yang rendah, sedangkan jenis <em>layout</em> terdiri dari <em>process layout</em>, <em>product layout</em>, dan <em>fixed position layout</em>, atau kombinasi dari ketiga jenis <em>layout</em> tersebut.  Adapun perangkat lunak yang diperlukan bagi penyusunan layout adalah: CRAFT, COFAD, PLANET, CORELAP dan ALDEF.</p>
<p><strong>Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Lokasi </strong>Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi pabrik, besar sekali pengaruhnya terhadap tingkat kelancaran operasi perusahaan, faktor-faktor tersebut terdiri dari faktor utama dan faktor bukan utama. Faktor utama, yaitu letak sumber bahan baku, letak pasar, masalah transportasi, <em>supply</em> tenaga kerja dan pembangkit tenaga listrik. Sedangkan faktor bukan utama, seperti rencana masa depan perusahaan, kemungkinan adanya perluasan perusahaan, kemungkinan adanya perluasan kota, terdapatnya fasilitas-fasilitas pelayanan, terdapatnya fasilitas-fasilitas pembelanjaan, persediaan air, investasi untuk tanah dan gedung, sikap masyarakat, iklim dan keadaan tanah.</p>
<p><strong>Penentuan <em>Layout</em> Pabrik </strong>Sebagaimana diketahui bahwa <em>layout</em> yang dipergunakan dalam sebuah pabrik akan mempunyai pengaruh langsung terhadap tingkat produktivitas perusahaan. Oleh karena itu penentuan <em>layout</em> pabrik harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan. Untuk menentukan <em>layout</em> pabrik dengan baik, maka perlu diadakan persiapan-persiapan yang matang, diantaranya, Pertama, data yang diperlukan meliputi jumlah dan jenis produk, komponen produk, urutan pelaksanaan proses produksi, mesin dan peralatan informasi mesin, instalasi yang diperlukan, luas gedung dan perbandingan perencanaan <em>layout</em>. Kedua, analisis urutan operasi dan Ketiga Teknik kesimbangan kapasitas.</p>
<p><a href="http://konsultanmuda.wordpress.com/2010/12/04/pengertian-lokasi-dan-layout-pabrik/">http://konsultanmuda.wordpress.com/2010/12/04/pengertian-lokasi-dan-layout-pabrik/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=78&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/manajemen-produksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemasaran</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/pemasaran/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/pemasaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 14:53:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[BAB II PEMASARAN PENGERTIAN PASAR DAN PEMASARAN Pengertian Pasar adalah Kelompok individual (perorangan maupun organisasi) yang mempunyai permintaan terhadap barang tertentu, dengan daya beli dan berminat merealisasikan pembeliannya, atau suatu tempat bertemunya pedagang dan pembeli yang melakukan proses transaksi jual beli. Pengertian Pemasaran adalah Kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis (profit atau nonprofit) guna memenuhi kebutuhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=74&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAB II</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">PEMASARAN</span></strong></p>
<p><strong>PENGERTIAN PASAR DAN PEMASARAN</strong></p>
<p><strong>Pengertian Pasar</strong><em> </em><strong>adalah</strong><em> </em>Kelompok individual (perorangan maupun organisasi)<em> </em>yang mempunyai permintaan terhadap barang<em> </em>tertentu, dengan daya beli dan berminat merealisasikan pembeliannya, atau suatu tempat bertemunya pedagang dan pembeli yang melakukan proses transaksi jual beli.<em></em></p>
<p><strong>Pengertian Pemasaran</strong> adalah Kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis (profit<em> </em>atau nonprofit) guna memenuhi kebutuhan pasar<em> </em>dengan barang dan atau jasa, menetapkan harga,<em> </em>mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui<em> </em>proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan<em> </em>mencapai tujuan perusahaan atau menurut saya adalah suatu kegiatan dimana suatu barang atau jasa diperkenalkan serta didistribusikan kepada pasar dan masyarakat luas.</p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>JENIS-JENIS PASAR</strong></p>
<p>–       <strong><em>Pasar Konsumen :</em></strong></p>
<p><em>Sekolompok pembeli yang membeli barang untuk dikonsumsi, bukan dijual atau diproses lebih lanjut atau sekelompok pembeli yang membeli barang atau jasa untuk dikonsumsi atau dinikmati sendiri.<strong></strong></em></p>
<p>–       <strong><em>Pasar Industri :</em></strong><em></em></p>
<p><em>Pasar yang terdiri individu dan lembaga atau organisasi yang membeli barang untuk dipakai lagi, baik lansung maupun tidak langsung, dalam memproduksi barang lain kemudian dijual.</em></p>
<p>–       <strong><em>Pasar Penjual :</em></strong></p>
<p><em>Individu dan organisasi yang membeli suatu barang atau jasa untuk dijual lagi atau disewakan, kegiatan itu dilakukan guna mencari keuntungan atau laba<br />
</em></p>
<p>–       <strong><em>Pasar Pemerintah :</em></strong></p>
<p><em>Pasar dimana terdapat lembaga pemerintah, seperti : departemen, direktorat, kantor dinas dan instansi lain</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em></em><strong>KONSEP-KONSEP INTI PEMASARAN</strong></p>
<p>–       <strong><em>Konsep produksi :</em></strong></p>
<p><em>Konsumen menyukai produk yg tesedia dan selaras dengan kemampuan dan manajemen berkosentrasi pada efisiensi produksi dan distribusi</em></p>
<p>–       <strong><em>Konsep Produk :</em></strong></p>
<p><em>Konsumen menyukai produk yg bermutu dan kinerja baik serta keistimewaan yg mencolok, manajemen harus memperbaiki terus-menerus produknya untuk memuaskan seorang konsumen dan membuat produk inovatif yang baru.<br />
</em></p>
<p>–       <strong><em>Konsep Penjualan :</em></strong></p>
<p><em>Konsumen tidak akan membeli banyak produk kecuali manajemen melakukan usaha promosi dan penjualan yang baik, dengan begitu produsen harus mengikuti perkembangan kemauan konsumennya seperti apa.<br />
</em></p>
<p>–       <strong><em>Konsep Pemasaran :</em></strong></p>
<p><em>Penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan pemberian kepuasan secara lebih efektif dan efisien dari yang dilakukan pesaing, hal ini diperlukan untuk lebih banyak mengait konsumen.<br />
</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>BAURAN PEMASARAN</strong></p>
<p>Bauran Pemasaran atau Marketing Mix adalah Kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yaitu : produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi.</p>
<p>–       Pengertian Produk :</p>
<p>Suatu sifat yang komplek baik dapat diraba maupun tidak dapat diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan dan pengecer, pelayanan perusahaan dan pengecer, yang dapat diterima oleh pembeli untuk memuaskan keinginan atau kebutuhannya.</p>
<p>–       Pengertian Saluran Distribusi :</p>
<p>Saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan produksinya dari produsen ke konsumen atau pembeli industry.</p>
<p>–       Pengertian Harga :</p>
<p>Sejumlah uang (ditambah beberapa barang kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya.</p>
<p>–       Pengertian Promosi :</p>
<p>Arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan sesorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Manajemen Pemasaran</strong></p>
<p>Manajemen Pemasaran adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh <a title="Perusahaan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan">perusahaan</a> untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba. Proses <a title="Pemasaran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran">pemasaran</a> itu dimulai jauh sejak sebelum barang-barang di<a title="Produksi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Produksi">produksi</a>, dan tidak berakhir dengan <a title="Penjualan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penjualan&amp;action=edit&amp;redlink=1">penjualan</a>. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada <a title="Konsumen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konsumen">konsumen</a> jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan (Dharmmesta &amp; Handoko, 1982).</p>
<p>Perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya, akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yang terlibat di dalamnya. Cara dan falsafah baru ini disebut &#8220;Konsep Pemasaran&#8221;.</p>
<p>Konsep pemasaranSebagai falsafah <a title="Bisnis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis">bisnis</a>, konsep <a title="Pemasaran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran">pemasaran</a> bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan berorientasi kepada kebutuhan konsumen. Hal ini secara asasi berbeda dengan falsafah <a title="Bisnis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis">bisnis</a> terdahulu yang berorientasi pada produk, dan penjualan.</p>
<p>Secara definitif dapatlah dikatakan bahwa: Konsep Pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan (Stanton, 1978).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tiga unsur konsep pemasaran:</p>
<ol>
<li>Orientasi pada <a title="Konsumen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konsumen">Konsumen</a></li>
<li>Penyusunan kegiatan pemasaran secara integral</li>
<li>Kepuasan Konsumen</li>
</ol>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pemasaran">http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pemasaran</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>TUJUAN SISTEM PEMASARAN</strong></p>
<p>Ada tiga alternatif dari sistem pemasaran <strong>yaitu :</strong></p>
<p>–       Memaksimumkan Konsumsi</p>
<p>Pekerjaan pemasaran adalah memudahkan dan merangsang konsumsi maksimum, akhirnya menciptakan produksi, kesempatan kerja, dan kemakmurkan maksimum.</p>
<p>–       Memaksimumkan Kepuasan konsumen</p>
<p>Tujuan sistem pemasaran lain adalah memaksimumkan kepuasan konsumen, bukan konsumsi. Tetapi mengukur kepuasan konsumen tidak mudah ; belum adanya tolak ukur kepuasan dari produk pada individu, kepuasan dari produk atau jasa yang baik diimbangi oleh kejelekkan dari pencemaran lingkungan, kepuasan yg diterima sesorang tergantung dari sedikitnya orang lain memiliki barang tersebut.</p>
<p>–       Memaksimumkan Mutu Hidup</p>
<p>Memaksimumkan Mutu Hidup Termasuk didalamnya kualitas, kuantitas, ketersediaan, dan harga pokok barang ; mutu lingkungan fisik; dan mutu lingkungan kultur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>PENDEKATAN DALAM MEMPELAJARI PEMASARAN</strong></p>
<p>–       Pendekatan Serba Fungsi</p>
<p>Dari apa saja kegiatan pokok pemasaran, yaitu : pembelian, pengangkutan, penjualan, penyimpanan, pembelanjaan, penanggungan resiko, standarnisasi dan grading, pengumpulan informasi pasar.</p>
<p>–       Pendekatan Serba Lembaga</p>
<p>Dilihat dari lembaga atau organisasi yang terlibat dalam pemasaran, misal : produsen, suplier, perantara dagang dsb.</p>
<p>–       Pendekatan Serba barang (Pendekatan Organisasi Industri)</p>
<p>Studi tentang bagaimana barang berpindah dari produsen ke konsumen akhir atau konsumen industry.</p>
<p>–       Pendekatan Serba Manajemen</p>
<p>Dilihat dari pendapat manajer serta keputusan yang diambil.</p>
<p>–       Pendekatan Serba Sistem</p>
<p>Menyangkut elemen-elemen yang luas dalam system pemasaran termasuk pendekatan serba fungsi, manajemen, produk, dan lembaga.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><a href="http://www.slideshare.net/opexs/pemasaran/">http://www.slideshare.net/opexs/pemasaran/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=74&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manajemen dan Organisasi</title>
		<link>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/manajemen-dan-organisasi/</link>
		<comments>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/manajemen-dan-organisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 14:14:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lukmanthree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lukmantriariansyah.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[BAB I   MANAJEMEN DAN ORGANISASI   MANAJEMEN Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=70&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAB I</strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">MANAJEMEN DAN ORGANISASI</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>MANAJEMEN</strong></p>
<p><strong>Manajemen</strong> berasal dari bahasa Perancis kuno <em>ménagement</em>, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (<em>goals</em>) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.</p>
<p><strong>Fungsi manajemen</strong></p>
<p>Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan guna mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20<strong></strong></p>
<ul>
<li><strong>Perencanaan (<em>planning</em>)</strong> adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Pengorganisasian (<em>organizing</em>)</strong> dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Pengarahan (<em>directing</em>)</strong> adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manaterial dan usaha organisasi tersebut.</li>
</ul>
<p><strong>Klasifikasi</strong></p>
<p>Ada 6 macam teori manajamen diantaranya:</p>
<ul>
<li><strong>Aliran klasik</strong>: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Aliran perilaku</strong>: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia da perlunya manajemen memahami manusia.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Aliran manajemen Ilmiah</strong>: aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. Menurut aliran ini, pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Aliran analisis sistem</strong>: Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Aliran manajemen berdasarkan hasil</strong>: Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Aliran manajemen mutu</strong>: Aliran manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan atau konsumen.</li>
</ul>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen">http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen</a></p>
<p>Manajemen bersifat Dinamis yaitu sebagai proses bagaimana mengelola sumberdaya organisasi.</p>
<p><strong>ORGANISASI</strong></p>
<p>Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (<a title="Uang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uang">uang</a>, <a title="Material" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Material">material</a>, <a title="Mesin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin">mesin</a>, <a title="Metode" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Metode">metode</a>, <a title="Lingkungan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan">lingkungan</a>), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi</p>
<p>Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.</p>
<ul>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">Stoner</span></strong> mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama .</li>
<li><strong><a title="James D. Mooney (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=James_D._Mooney&amp;action=edit&amp;redlink=1">James D. Mooney</a></strong> mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama <sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi#cite_note-2">[3]</a></sup>.</li>
</ul>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi">http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi</a></p>
<p><strong>Pendekatan organisasi :</strong></p>
<p>1)      Pendekatan pencapaian tujuan, menyatakan bahwa keefektifan sebuah organisasi harus dinilai dengan pencapaian tujuan ketimbang caranya.</p>
<p>2)      Pendekatan sistim, bahwa organisasi terdiri sub bagian yang saling berhubungan, oleh karena itu dinilai berdasarkan kemampuannya untuk dan mempertahankan stabilitas dan keseimbangan.</p>
<p>3)      Pendekatan stakeholders, dikatakan efektif apabila dapat memenuhi bagi pemilik adalah laba atau investasi, pertumbuhan penghasilan ; pegawai adalah kompensasi, tnjangan tambahan, kepuasaan pada kondisi kerja ; pelanggan adalah kepuasan terhadap harga, kualitas, pelayanan ; kreditur adalah kemampuan untuk membayar hutang.</p>
<p>4)      Pendekatan nilai-nilai bersaing, bertitik tolak dengan assumsi terdapat apa yang disebut dengan fleksibilitas (mampu menyesuaikan diri dengan perubahan ; perolehan sumber (mampu meningkatkan dukungan dari luar dan memperluas jumlah tenaga kerja) ; perencanaan (tujuan jelas dan dipahami dengan benar) ; produktifitas (volume keluaran tinggi, rasio keluaran terhadap masukan tinggi) ; Ketersediaan informasi (saluran komunikasi membantu pemberian informasi kepada orang mengenai hal-hal yang mempengaruhi pekerjaan mereka) ; stabilitas (perasaan tenteram, kontinuitas, kegiatan berfungsi secara lancar) ; Tempat kerja yang kondusif (pegawai mempercayai, menghormati serta bekerja sama dengan yang lain) ; tenaga kerja terampil (pegawai memperoleh pelatihan, mempunyai keterampilan dan berkapasitas untuk melaksanakan pekerjaannya dengan baik)</p>
<p><a href="http://organisasiatr.wordpress.com/">http://organisasiatr.wordpress.com/</a></p>
<p><strong>Jenis-jenis Organisasi</strong></p>
<ul>
<li>Organisasi Non Profit/Nirlaba à Publik</li>
</ul>
<p>–       Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota</p>
<p>–       Lembaga Pendidikan Negeri</p>
<p>–       Yayasan Sosial,</p>
<p>–       Dll.</p>
<ul>
<li>Organisasi Profit à Bisnis</li>
</ul>
<p>–       Perusahaan Besar</p>
<ul>
<li>Perusahaan manufaktur, Bank Umum, Perusahaan Asuransi, Perusahaan Ritel, dll</li>
</ul>
<p>–       Perusahaan Kecil</p>
<p>–       Koperasi</p>
<p>–       Perusahaan Multinasional</p>
<p>–       Dll.</p>
<p><strong>Tipe organsisasi :</strong></p>
<ol>
<li>Pure-profit organization</li>
</ol>
<p>–       Bertujuan untuk menyediakan atau menjual barang dan/atau jasa dengan maksud utama untuk <em>memperoleh laba sebanyak-banyaknya</em> sehingga bisa dinikmati oleh para pemilik</p>
<p>–       Sumber pendanaan: investor, kreditor.</p>
<ol>
<li>Quasi-profit organization</li>
</ol>
<p>–       Bertujuan menyediakan barang dan/atau jasa dengan maksud untuk meperoleh laba dan <em>mencapai sasaran atau tujuan lainnya</em> sebagaimana yang dikehendaki para pemilik.</p>
<p>–       Sumber pendanaan: investor swasta, investor pemerintah, kreditor, anggota .</p>
<p>3. Quasi-nonprofit organization</p>
<p>–       Bertujuan menyediakan atau menjual barang dan/atau jasa dengan maksud untuk <em>melayani masyarakat dan memperoleh keuntungan</em> (surplus).</p>
<p>–       Sumber pendanaan: investor pemerintah, investor swasta, dan kreditor .</p>
<p>4. Pure-nonprofit organisation</p>
<p>–       Bertujuan menyediakan atau menjual barang dan/atau jasa dengan maksud untuk <em>melayani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</em></p>
<p>–       Sumber pendanaan: pajak, retribusi, utang, obligasi, laba BUMN/BUMD, penjualan aset Negara.</p>
<p>Terimakasih kepada saudara/i dan blogger yang secara tidak langsung telah membantu dan memberikan sumber informasi guna menyelesaikan tugas ini, dan mohon maaf apabila saya menambahkan pendapat saya sendiri di tugas ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lukmantriariansyah.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lukmantriariansyah.wordpress.com&amp;blog=31765139&amp;post=70&amp;subd=lukmantriariansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukmantriariansyah.wordpress.com/2012/01/24/manajemen-dan-organisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dd2e30487d1db8f790f225c18025c90?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lukmanthree</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
